Menteri Pariwisata Tantang Gorontalo Bangun KEK Pariwisata

Menteri Pariwisata Tantang Gorontalo Bangun KEK Pariwisata

05/10/2019 15:58 0 By Alex

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya bersama Gubernur Gorontalo Rusli Habibie pada Celebes Tourism Meeting dalam rangkaian Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2019.

Hulondalo.id – Menteri Pariwisata RI Arief Yahya menantang Gubernur Gorontalo Rusli Habibie untuk membuat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata jika ingin menjadikan pariwisata Gorontalo sebagai program dan destinasi unggulan.

“Jadi KEK adalah salah satu solusi untuk 3 hal. Pertama birokratisasi, kedua perizinan satu pintu dan ketiga cara yang cerdas, menurut saya,” ungkap Menteri Pariwisata RI Arief Yahya saat menghadiri Celebes Toutism Meeting dalam rangkaian Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2019 di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Sabtu (5/10/2019).

Dengan penetapan KEK Pariwisata, banyak kemudahan yang didapatkan daerah dari pemerintah pusat. Infrastruktur dasar serta infrastruktur pendukungnya akan disiapkan seperti pembangunan jalan, listrik, air bersih dan internet. Seperti KEK Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Mandalika itu 1 jam dari bandara. Kita buatkan jalan byepass 18 kilometer sekarang jarak tempuhnya kurang dari 30 menit,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Dengan adanya KEK Pariwisata di Gorontalo, harapannya dapat menjadi sebuah destinasi unggulan. Dan keberadaan destinasi lain di daerah tersebut akan menjadi kawasan pendukung sehingga pariwisata dapat terintegrasi dengan baik. Dengan demikian tidak saja meningkatkan jumlah destinasi wisatawan, tetapi juga menambah lama tinggal wisatawan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo sedang mengusulkan obyek wisata Lombongo menjadi KEK. Sayangnya, usulan tersebut terkendala luas lahan yang dipersyaratkan minimal 120 Hektar. Sementara luas lahan Lombongo hanya berkisar 32 Hektar.

Kedatangan Menteri Pariwisata di Gorontalo untuk menjadi pembicara pada Celebes Tourism Meeting dalam rangkaian GKK 2019. Forum itu diikuti oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Wakil Gubernur Idris Rahim, para kepala daerah kabupaten/kota serta pelaku pariwisata. Hadir juga Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Rusli Daeng Palabbi serta Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas selaku pembicara.

Rencananya Menteri Pariwisata RI akan menghadiri puncak GKK 2019 besok, Ahad (6/10/2019). GKK menjadi satu dari 100 kalender event pariwisata Nasional tahun 2019.(adv/alex)