Miliki Sabu, Polisi Bekuk 5 Warga Gorontalo

Miliki Sabu, Polisi Bekuk 5 Warga Gorontalo

05/06/2020 18:05 0 By Jeffry

Kasat Narkoba Polres Gorontalo Kota AKP Sutrisno SH saat menggelar konferensi pers terkait kasus narkoba, Jumat (5/6/2020)

Hulondalo.id – Dalam kurun waktu 4 hari, Satuan Narkoba Polres Gorontalo Kota berhasil membekuk 5 orang atas kepemilikan narkoba jenis sabu yang ditangkap di 3 tempat berbeda di wilayah Gorontalo.

“5 orang tersebut yakni R, RR, M, SW dan YG saat ini kita tetapkan sebagai tersangka. Dan sementara dilakukan pengembangan,” jelas Kasat Narkoba Polres Gorontalo Kota AKP Sutrisno SH, Jumat (5/6/2020).

Terungkapnya kasus tersebut, berawal dari informasi terkait pesta narkoba di Kecamatan Heledulaa Utara Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo pada Jumat (29/5/2020).

Dari informasi itulah polisi pun segera menindak lanjuti laporan tersebut. Alhasil, 2 tersangka masing-masing R dan RR yang merupakan seorang wanita berhasil diamankan.

Dari kedua tersangka itu pula polisi berhasil mengembangkan kasus tersebut dan mengamankan seorang pria berinisial M. Dari tangan M polisi menemukan 6 kantong plastik yang berisi narkoba jenis sabu, botol, 1 buah korek dan 1 buah kaca Pyrex yang diduga digunakan untuk menghisap sabu.

Upaya polisi pun tak sampai disitu, polisi pun menggali informasi dari para tersangka dan berhasil mengamankan salah seorang berinisial SW di kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo.

“Tersangka SW kita amankan atas kepemilikan sabu yang dikemas dalam plastik kip,” ujar AKP Sutrisno.

Kemudian, dari hasil keterangan para tersangka itu pula tanggal 2 Juni polisi kembali mengamankan 1 orang lagi yakni inisial YG yang ditangkap di wilayah Molosifat, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Dari tangan tersangka polisi menemukan paket sabu yang dikemas dalam plastik kip.

“Setelah kita timbang, masing-masing tersangka yakni R dan RR barang bukti yang kita sita yakni 0.053 gram, dari tersangka M 0.9 gram, tersangka SW 0.063 gram dan YG 0.06 gram. Dan dari informasi sementara barang bukti tersebut berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah,” jelasnya.

Polisi pun sementara masih terus melakukan pengembangan terhadap 5 tersangka tersebut.

“Masih kita kembangkan terkait peran masing-masing. Dan menunggu hasil selanjutnya,” tandasnya.(Jeff)