Minimnya Partisipasi Nelayan Ikut Asuransi, Ini yang Dilakukan Gubernur Gorontalo

Minimnya Partisipasi Nelayan Ikut Asuransi, Ini yang Dilakukan Gubernur Gorontalo

03/12/2020 21:59 0 By Alex

Asuransi Nelayan

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memberikan sambutan saat kegiatan temu lapang dan pembinaan pelaku usaha perikanan di Desa Bilato Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo, Kamis (3/12/2020). (F. Salman/Humas)

Hulondalo.id – Minimnya partisipasi nelayan untuk mengikuti serta asuransi membuat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membuat kebijakan baru.

Ya, setiap nelayan calon penerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo wajib menjadi peserta asuransi. Jika bukan peserta asuransi, nelayan yang bersangkutan akan dicoret dari daftar penerima bantuan.

“Saya sarankan kalian ikut asuransi ya, karena kalau kita tercatat sebagai peserta asuransi, itu hanya membayar Rp 180 Ribu setahun,” pinta Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat kegiatan temu lapang dan pembinaan pelaku usaha perikanan di Desa Bilato, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, Kamis (3/12/2020).

Dikatakan Rusli, asuransi sangat bermanfaat bagi para nelayan dan keluarganya jika terjadi kecelakaan saat bekerja. Pasalnya, klaim yang bisa didapatkan oleh anggota keluarga bisa mencapai Rp 200 Juta.

“Rp 180 ribu itu murah. Itu kalau terjadi apa-apa pak, meninggal, itu Rp 200 Juta. Jadi bisa untuk yang ditinggalkan di rumah, anak-anak yang masih sekolah masih kuliah tidak sulit,” terang Rusli.

Kabar baiknya, jika masuk sebagai peserta asuransi nelayan, premi tahun pertama akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Olehnya, Gubernur Rusli Habibie meminta kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan baik provinsi maupun kabupaten untuk tidak sekedar sosialisasi tentang asuransi nelayan, tapi mensyaratkan semua nelayan penerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk ikut asuransi.

Pada kesempatan itu pula, Rusli kembali mengingatkan kepada nelayan agar tidak menggunakan bom saat menangkap ikan, karena akan sangat merusak lingkungan termasuk terumbu karang. Rusli pun meminta agar TNI Polri turut membantu dalam pengawasan tersebut.(adv/alex)