Mirip Pakaya Tower, Menara Masjid Al Khairat Iloponu

Mirip Pakaya Tower, Menara Masjid Al Khairat Iloponu

11/01/2021 07:35 0 By Maman

Menara Masjid Al Khairat Iloponu

Menara Masjid Al Khairat Desa Iloponu Tibawa Kabupaten Gorontalo. (foto:prin)

Hulondalo.id – Anda yang merasa pernah beri donasi di jalan trans sulawesi Desa Iloponu Tibawa Kabupaten Gorontalo, patut bersyukur. Donasi anda, kini bisa dilihat langsung di kompleks masjid di dusun tersebut, berupa bangunan menara Masjid Al Khairat. Lokasinya, tak jauh dari jalan trans sulawesi.

Wartawan hulondalo.id sendiri, tak terhitung berapa kali melintasi jalan trans tersebut, juga memberi donasi. Donasi yang anda berikan, bahkan perjuangan warga sekitar berdiri digaris putih memegang dus tak jarang mengejar donasi yang tertiup angin, kini tak sia-sia.

Bangunan beton setinggi kurang lebih 17 meter, dengan desain mirip Pakaya Tower, sebuah kebanggaan bagi warga sekitar. Desain menara masjid ini kata Kepala Dusun Perintis, Sito Buka, juga berbentuk Tolangga (gunungan kue) yang biasa dipakai pada tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gorontalo.

“Murni hasil dari donasi masyarakat, termasuk pengendara yang melintas dijalan Trans Sulawesi Desa Iloponu Kecamatan Tibawa,” kata Sito, Minggu (10/1/2021).

Warga sekitar yang selama ini mengumpulkan donasi dari pengendara yang melintas di jalan trans sulawesi untuk pembangunan menara Masjid Al Khairat. (foto:fb)

Menara masjid ini berdiri sejak tahun 2018, dan setiap tahun dipakai untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Jadi kalau peringatan maulid nabi, menara itu diisi dengan kue, jumlahnya bisa sampai 10 ribu kue,” ungkap Sito ditemui di rumahnya.

Sebelumya kata dia, menara terbuat dari bahan bambu. Saat itu, tinggi menara sekitar 12 meter. Ribuan kue bisa diambil oleh pengunjung di menara masjid, setelah zikir selesai di masjid.

“Warga yang datang, dilayani dengan kue yang ada di menara ini,” ujarnya.

Selain berbahan bambu, menara ini juga sempat dibangun menggunakan kayu. Namun kemudian dibangun lagi secara permanen. Biaya yang dikeluarkan kata Sito, diperkirakan Rp 100 juta lebih.

Masyarakat sekitar berharap, menara ini bisa diresmikan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo. Tak hanya itu, masyarakat juga berharap, jalan di dusun yang menghubungkan Desa Iloponu dan Desa Buhu ini, bisa diaspal membantu mobilitas masyarakat. (Prin)