Momen Hari Pahlawan, Cucu Nani Wartabone Ini Sedih Soal Marak Panah Wayer

10/11/2019 13:04 0 By Alex

Wakil Bupati Bone Bolango Mohamad Kilat Wartabone saat prosesi tabur bunga dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 10 November ke 74, Ahad (10/11/2019).(F. Sehe/Humas)

Hulondalo.id – Upacara ziarah dan tabur bunga dalam memperingati Hari Pahlawan ke-74 digelar di makam pahlawan Nani Wartabone, Desa Bube, Kecamatan Suwawa, Bonebol, Provinsi Gorontalo, Ahad (10/11/2019).

Wakil Bupati Bone Bolango (Bonebol) Mohamad Kilat Wartabone turut menghadiri upacara yang dipimpin Danrem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw. Prosesi upacara tabur bunga pun berlangsung khidmat.

“Kita tentu harus bersikap, seperti apa yang sudah disampaikan bapak Proklamator kita saat Hari Pahlawan 10 November 1963. Bahwa, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya,” tegas Kilat Wartabone.

Ditambahkan Kilat, bahwa generasi sekarang, khususnya di Gorontalo, sudah harusnya mengisi kemerdekaan dengan cara memajukan bangsa Indonesia, bukan malah sebaliknya.

Cucu pahlawan Nani Wartabone ini pun menyebut bahwa dirinya prihatin dengan persoalan yang terjadi di wilayah Gorontalo dan Bonebol belakangan ini, terutama terkait masalah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), mulai dari minuman keras (miras) hingga panah wayer.

“Sebagai manusia biasa, kita tentu punya keterbatasan. Untuk masalah panah wayer ini, caranya adalah bagaimana kita bisa menjaga lingkungan anak-anak kita, keluarga kita dari hal-hal yang negatif. Di sekolah, teruslah berikan pembinaan bagi anak-anak kita,” ucap Kilat.

Terpisah, Danrem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw juga berharap kepada generasi muda pada momen Hari Pahlawan ini untuk mengisi kemerdekaan dengan cara belajar dengan baik dan mengejar cita-cita.

“Bukan malah sebaliknya. Generasi muda, janganlah main panah wayer, kalian adalah generasi penerus. Saya bukan orang Gorontalo, tapi saya katakan Gorontalo adalah orang-orang hebat. Hari ini ada 2 orang Gorontalo di kabinet (jadi menteri) dan ada 2 orang lagi jadi wakil di parlemen. Itu luar biasa,” kata Danrem.(adv/alex)