Mudahkan Transaksi, Pemkot Gorontalo Inovasi Pembayaran Berbasis Elektronik

Mudahkan Transaksi, Pemkot Gorontalo Inovasi Pembayaran Berbasis Elektronik

09/06/2021 20:34 0 By Maman

Kerjasama Pemkot Gorontalo QRIS

Walikota Gorontalo, Marten Taha, Wawali Gorontalo, Ryan F. Kono dan Ketua DPRD Kota Gorontalo dalam acara penandatanganan kerjasama dengan PT. Buana Media Teknologi. (foto:hms)

Hulondalo.id – Pemkot Gorontalo terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan seluruh stakeholder. Kini, salah satu upaya tersebut berupa, sistem pembayaran berbasis elektronik untuk memudahkan semua pihak.

“Pembayaran berbasis tekonologi elektronik ini, semoga masyarakat terbantu dan merasa dilayani, ini kami wujudkan melalui kerjasama dengan PT. Buana Media Teknologi,” ungkap Walikota Gorontalo, Marten Taha, Rabu (9/6/2021).

Bersama Wakil Walikota Gorontalo, Ryan F. Kono, Ketua DPRD Kota Gorontalo, Hardi Sidiki dan OPD, Walikota memaparkan gambaran sumber penerimaan Kota Gorontalo yang terus mengalami progresivitas dari tahun ke tahun.

Walikota juga mengatakan, melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di tingkat pemerintahan pusat dan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, mewujudkan pemerintah dalam melayani masyarakat, dan menjalin mitra dengan berbagai stakeholder.

“Penandatanganan Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) ini, diharapkan mampu menciptakan sistem pembayaran yang fleksibel dan memudahkan semua pihak,” kata Walikota.

“Ini inovasi dalam melakukan pembayaran, baik bayar pajak daerah, retribusi dan pembayaran lainnya,” ujar Walikota.

Dulu kata Walikota, PAD Pemkot Gorontalo masih sangat rendah. Kendalanya kata Walikota sambil memberikan contoh, pada pemungutan PBB. Rata-rata lanjut Walikota, pemilik tanah dipusat kota ini ada diluar daerah, kebanyakan di Jawa.

Sehingga sistem pembayaran sangat menyulitkan masyarakat, dan sumber penerimaan daerah sangatlah kecil.

“Inovasi pembayaran elektronik ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam mengatasi masalah seperti ini,” ungkap Walikota 2 periode itu.

Inovasi kata Walikota, akan terus dilakukan termasuk regulasi dalam menata penyelenggaraan pemerintahan baik itu, tata kelola, manajemen sumber penerimaan dan sumber pembelanjaan daerah. (Inkri/Adv)