Mulai Tahun Ini, Jalan Provinsi Bakal Gunakan Konstruksi Jalan Beton

Mulai Tahun Ini, Jalan Provinsi Bakal Gunakan Konstruksi Jalan Beton

08/04/2019 20:58 0 By Alex

PUPR

Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo saat rapat bersama anggota DPRD Provinsi Gorontalo terkait LKPJ 2018, Senin (8/4/2019).

Hulondalo.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo akan mulai menggunakan metode Rigit Pavement atau jalan beton untuk konstruksi jalan provinsi. Perencanaan jalan provinsi ini akan dirancang dengan Muatan Sumbu Terberat (MST) Maksimal 10 Ton.

“Setelah kami rancang tahun lalu, Tahun 2019 ini kita perbaiki. Desain jalan baru kita rancang dengan muatan 10 Ton untuk jalan-jalan provinsi kedepan,” ungkap Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto saat menghadiri rapat terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (8/4/2019).

Sesuai peraturan Dirjen Bina Marga, bahwa klasifikasi jalan terbagi 3 sesuai fungsinya, masing-masing  jalan alteri, jalan kolektor dan jalan lokal. Dikatakan Handoyo, bahwa jalan provonsi sesuai klasifikasi masuk pada jalan kolektor. Sementara jalan alteri masuk sebagai jalan Nasional, yaitu jalan yang menghubungkan antar provinsi.

“Untuk jalan Nasional, mengacu pada beban MST 20 Ton, tapi untuk jalan Provinsi mulai pada tahun 2018 kita akan mengacu 10 Ton,” kata Handoyo yang didampingi Sekretaris PUPR Aisa Ibrahim dan Kepala Bidang SUmber Daya Air, Romen Lantu.

Di beberapa tempat, rencana metode Rigid Pavement atau jalan beton sudah dilakukan, salah satu jalan Reformasi. Itu dikarenakan tanah dasar labil, apalagi ketika terpengaruh dengan air.

“Jadi tidak mungkin kita aspal terus secara periodik dengan metode Flexibel Pavement atau sistem pekerjaan lentur. Makanya di beberapa tempat kita sudah gunakan Rigid Pavement,” tandas Handoyo.(Tri/1)