Mushola yang Dirusak di Minut akan Diperbaiki, Proses Hukum?

Mushola yang Dirusak di Minut akan Diperbaiki, Proses Hukum?

30/01/2020 15:27 1 By Syakir

Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan

Hulondalo.id – Aksi pengrusakan mushola Al-Hidayah di Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara mendapat perhatian pemerintah daerah setempat.

Dalam video yang beredar, Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan dengan gayanya yang unik, memberikan keterangan seputar langkah awal pemerintah menangani persoalan itu.

Dikatakannya, terkait pengrusakan mushola, sudah ada keputusan di tingkat Forkopimda Provinsi Sulut, Forkopimda Minahasa Utara bahkan tokoh masyarakat serta tokoh agama, meminta masyarakat agar dalam keadaan tenang.

Dirinya menjanjikan, mushola yang rusak akan diperbaiki oleh Kapolres Minahasa Utara. Dan untuk sementara, umat muslim sekitar mushola untuk sholat di rumah dulu.

” kalau surat suratnya sudah lengkap, kita tutup mata tanda tangan bisa berdiri masjid. Dan okee.. dan itu sudah persetujuan DPRD Provinsi, forkopimda, dan developer,” ujarnya singkat. (videonya disini)

Vonnie pun permisi untuk menghadiri agenda selanjutnya. Sayang, dalam kesempatan itu tidak ada penjelasan soal proses hukum bagi pelaku pengrusakan.

Sementara itu, Majelis KAHMI Kota Gorontalo dalam sikapnya, menyatakan mengutuk keras aksi pengrusakan Moshola Al-Hidayah Perum Agape Desa Tumaluntung, Kauditan, Minahasa Utara. Berikut 5 poin pernyataan sikap itu.

  1.  Mengutuk keras aksi oknum-oknum yang merusak Rumah Ibadah Umat Islam di Minahasa Utara.
  2. Meminta kepada Aparat Kepolisian mengusut tuntas dan segera mengambil langkah – langkah konkrit, karena siapapub pelakunya, merusak tempat ibadah merupakan tindakan kriminal yg harus diproses hukum.
  3. Meminta kepada Aparat TNI dan POLRI untuk memberikan jaminan Keamanan kepada saudara – saudara kaum Muslimin dan Muslimat di Kabupaten Minahasa Utara
  4. Meminta sikap Presiden Jokowidodo, Menteri Agama RI, Pemerintah Sulut, Pemerintah Minahasa Utara untuk berlaku adil dan tegas, dengan menghadirkan rasa keadilan kepada semua pihak, terutama Saudara – saudara Muslim di Minahasa Utara
  5. Menghimbau kepada semua pihak dapat menahan diri, dan bersama sama menciptakan suasana saling menghargai sesama dalam kehidupan yang saling menghargai dan hidup bergandengan tangan membangun kerukunan umat beragama. Peristiwa ini bukan cerminan masyarakat Minahasa yang selalu menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan kerukunan umat beragama.
    Demikian Pernyataan sikap ini kami nyatakan, didasari oleh Semangat Cinta Tanah Air dan Hidup Rukun antar Sesama Ummat Beragama.

Pengurus Daerah KAHMI Kota Gorontalo, ketua Umum Kristina Mohamad Udoki, Sekretaris Umum Husin Ali. (man)