Musrenbang 2022, Anas: Fokus Ekonomi Kerakyatan

Musrenbang 2022, Anas: Fokus Ekonomi Kerakyatan

05/03/2021 19:11 0 By Yadin

Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar musrenbang tahun 2022 di Kecamatan Tilamuta, Jumat (5/3/2021). (istimewa)

Hulondalo.id – Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) tahun 2022 di Kecamatan Tilamuta, Jumat (5/3/2021).

Disampaikan lagi oleh Plt Bupati Boalemo, Anas Jusuf, bahwa ini adalah musrenbang terakhir masa pemerintahan Damai.

“Semoga dengan pelaksanaan musrenbang ini, dapat menghasilkan rumusan yang komprehensif dan terukur. Sehingga musrenbang ini betul-betul mendapatkan hasil maksimal sesuai kebutuhan desa,” ungkapnya.

Kata Anas, ke depan sistem penganggaran harus berkaitan dengan pengembangan ekonomi secara menyeluruh. Agar setiap tahun kebutuhan anggaran daerah, kecamatan, dan desa semakin meningkat.

“Disisi lain, kita hanya bergantunng ke pusat melalui dana alokasi umum (DAU), dan tahun ini anggaran kita terkena refocusing sejumlah 33 Miliar ditarik ke pusat. Sehingga, kita jangan berharap anggaran dari pusat itu semakin naik,” terangnya.

Oleh sebab itu, Anas menyampaikan program pemerintah daerah ke depan akan fokus mengembangkan pusat-pusat ekonomi kerakyatan. Dan di wilayah Kabupaten Boalemo, yang bisa menggerakan ekonomi secara menyeluruh dan meningkat secara signifikan yaitu dari pelabuhan.

“Pelabuhan ini kami usulkan kepada Bapak Rachmat Gobel selaku Wakil Ketua DPR RI sebagai pelabuhan program strategis nasional, agar setiap tahun bukan DAU saja yang meningkat, tetapi DAK pun juga semakin meningkat. Sebab, potensi dari pelabuhan ini sebagai pelabuhan penumpang, menjadi jalur tol laut yang melayani beberapa kota di sulawesi, begitupun kapal-kapal barang yang masuk, sehingga jika kita manfaatkan bisa menggerakan ekonomi semakin tinggi,” jelas Politisi PAN Boalemo ini.

Di samping itu, orang nomor satu di Boalemo ini, mengajak kecamatan dan desa agar bisa berfikir untuk meningkatkan ekonomi di masing-masing desa.

“Badan Milik Desa (BUMDES) yang ada di desa harus dikawal kepala desa, jangan Bumdes itu hanya menjadi sumber pertentangan di desa. Sebab, ada beberapa desa yang ekonominya sudah mulai meningkat,” tutur Anas.

Di sambutan terakhir, Anas berpesan melalui musrenbang pemerintah kecamatan dan desa mengusulkan program yang dapat menyentuh langsung kepada masyarakat. (Mg-03/Adv)