Musrenbang Provinsi, Bupati: Fokus Penurunan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

02/04/2019 14:58 0 By Maman

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin daam acara Musrenbang Provinsi Gorontalo. (humas)

Hulondalo.id – Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin menekankan bahwa, pemerintahan yang dipimpinnya saat ini, tetap fokus pada pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran. Hal itu disampaikan dalam Musrenbang Tingkat Provinsi Gorontalo, Senin (1/4/2019).

Dalam Musrenbang di Ruang Dulohupa Kantor Gubernur Gorontalo, Bupati mengungkapkan bahwa, hal itu sejalan penyampaian Menteri/Kepala Bapenas Bambang Projonegero yang didampingi Staf ahli Menteri Pelayanan Publik Mendagri.

Kemiskinan dan pengangguran kata Bupati, menjadi isu nasional dan sangat penting untuk segera ditindaklanjuti di seluruh wilayah, termasuk Provinsi Gorontalo. Sejumlah penegasan dari Kepala Bapenas juga kata Bupati, penting untuk mendapat perhatian kepala daerah se-Provinsi Gorontalo.

Antara lain, tentang bagaimana penanganan penurunan angka atau penuntasan kemiskinan di Gorontalo. Kemudian, bagaimana juga pengangguran itu berkurang. Rekomendasi dari Bapenas, salah satunya adalah membuka peluang investor mengelola potensi daerah.

Bersama Kepala Daerah se Provinsi Gorontalo, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin hadir pada pelaksanaan Musrenbang. (humas)

“Investasi dapat membuka lapangan kerja yang luas, tersedianya lapangan kerja, masyarakat mendapatkan pekerjaan, dengan adanya pendapatan, maka kemiskinan akan menurun dengan sendirinya,” ucap Bupati.

Khusus Gorontalo Utara, Bupati menjelaskan bahwa, daerah ini berada diperingkat ketiga terbawah dalam hal penurunan angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo. “Sejak berdiri tahun 2007, angka kemiskinan kita hingga mencapai 36 persen,” kata Bupati.

Dalam 10 tahun kata Bupati, penurunan angka kemiskinan mencapai setengahnya. Sedangkan untuk angka pengurangan, masih 5 persen lagi yang harus ditekan. Olehnya kata Bupati, mendorong dunia investasi, maka mudah – mudahan ini bisa dituntaskan.

Disisi lain diakuia Bupati, SDM belum memenuhi pangsa pasar. Sehingganya, permintaan pasar dengan pendidikan bagi pekerja harus disesuaikan. Berikutnya, pemerintah daerah harus memperhatikan sektor riil yang bisa membuka lapangan kerja.

Membuka lapangan pekerjaan, dengan tentunya memperhatikan potensi yang ada di Gorontalo. “Sektor pertanian, perkebunan, kelapa, perikanan dan peternakan, menjadi komoditi unggulan, yang perlu dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di provinsi Gorontalo,” pungkas Bupati. (hl/man/hms_fhr)

loading...