Nyaman Kuliah di Gorontalo, Mahasiswa Papua: Kami Baik-baik Saja

20/08/2019 22:55 0 By Alex

Salah seorang mahasiswa Papua yang berada di kampus UNG Gorontalo.

Hulondalo.id – Lupakan dulu soal rasisme mahasiswa Papua yang berujung rusuh di Manokwari, Papua Barat, baru-baru ini. Mahasiswa asal bumi Cendrawasih yang berada di Gorontalo mengaku sangat nyaman berada di kota Serambi Madinah ini.

Ya, Gorontalo yang merupakan daerah teraman di Indonesia juga ikut dirasakan oleh mahasiswa asal Papua yang menimba ilmu di sejumlah perguruan tinggi di Gorontalo.

Hal itu diungkapkan Anatalis, salah seorang mahasiswa Papua yang mengenyam pendidikan di Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Menurutnya, dirinya bersama rekan-rekannya memiliki hubungan yang baik dengan mahasiswa UNG lainnya.

“Kita itu baik–baik saja. Mahasiswa UNG lain juga baik–baik kepada kami dan adik–adik kami,” kata Anatalis, Selasa (20/8/2019).

Saat terjadi tindakan rasisme di Jawa Timur, mahasiswa Papua yang berada di Gorontalo lebih memilih meredam reaksi berlebih-lebihan, kecuali menggelar aksi damai sebagai bentuk protes dan dukungan saudara-saudaranya yang berada di daerah lain.

“Itu karena kita biar berbeda budaya dengan mahasiswa UNG, kita masih aman-aman saja, saling menghormati dan menghargai,” tambah Anatalis bangga.

Saking bangganya, sejumlah warga Gorontalo pun lagi ramai-ramai memposting di media sosial foto-foto bersama rekannya yang merupakan warga Papua. Ini sebagai bentuk dukungan moril kepada mereka mahasiswa Papua di Gorontalo.

Sementara itu, mantan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNG, Wahyu Kiki Palindung menyampaikan, UNG merupakan perguruan tinggi yang senantiasa menanamkan sikap saling menghargai terhadap setiap perbedaan kepada para mahasiswanya.

“Di UNG, tidak ada sekat antara mahasiswa hanya karena persoalan beda kultur, ras, agama dan yang lainnya. Ketika kita diperhadapkan pada persoalan yang sama di lingkup UNG, maka kita adalah satu keluarga dan punya tujuan yang sama,” jelas Wahyu.

Dia juga yakin, mahasiswa yang berada di Gorontalo, terutama di kampus UNG, tidak akan terprovokasi dengan konflik mahasiswa Papua yang terjadi di Jawa Timur.(tri)

loading...