Operasi Patuh Semeru: 603 Pelanggar, Paling Banyak Pengendara Bawah Umur

Operasi Patuh Semeru: 603 Pelanggar, Paling Banyak Pengendara Bawah Umur

07/08/2020 19:31 0 By Yadin

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno.

Hulondalo.id (Tulungagung) – Sedikitnya ada 603 pelanggar yang ditindaki oleh Polres Tulungagung saat operasi patuh Semeru Tahun 2020.

Operas patuh Semeru ini berlangsung sejak 25 Juli hingga 5 Agustus 2020. Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, pelanggar yang tidak menggunakan helm meningkat sebanyak 176 pelanggar, melawan arus 154 pelanggar,  menggunakan handphone 36 pelanggar,  pengendara dibawah umur 194 pelanggar, dan safety belt 43 pelanggar.

Aris menjelaskan, operasi patuh semeru tahun ini mengedepankan upaya preemtif dan preventif, sehingga lebih banyak melakukan teguran dan memberikan himbauan protokol kesehatan seperti memakai masker, dan menjaga jarak di jalan raya.

“Kita lebih banyak sosialisasi physichal distancing roda 2 di titik-titik tertentu yang sudah kita siapkan,” jelas Aris usai upacara sertijab di Mapolres Tulungagung, Jum’at (7/8/2020).

Pelaksanaan physichal distancing lanjut aris, pihaknya sudah menyiapkan ruang antri khusus untuk roda 2 dengan jarak tertentu yang bertujuan untuk menghindari adanya penularan pada pengguna roda 2 yang berkerumun.

Aris juga menjelaskan penegakan hukum pelanggar lalu lintas mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu. Karena priorotas Satlantas adalah upaya preemtif dan preventif.

“Kita meminimalisir penegakan hukum, karena penegakan hukum adalah langkah terakhir,” jelasnya.

Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, pelaksanaan operasi patuh Semeru tahun ini, Satlantas lebih mengoptimalkan kegiatan sosialisasi yang berkaitan dengan protokol kesehatan dan upaya memutus mata rantai Covid-19. (MO)