Operasi Yustisi Perokok, Kedapatan Langsung Ikut Sidang

Operasi Yustisi Perokok, Kedapatan Langsung Ikut Sidang

10/08/2019 17:05 0 By Maman

Suasana Sidang di tempat operasi Yustisi Penegakan Perda Nomor 10 Tahun 2014, tentang kawasan tanpa rokok di Kabupaten/Kota se- Provinsi Gorontalo. (istimewa)

Hulondalo.id- Anda yang biasa merokok disembarang tempat, kini harus berpikir untuk melakukannya. Satpol PP Provinsi Gorontalo tak lagi sekedar mengingatkan. Kenikmatan merokok akan dipertanggung jawabkan dihadapan hakim melalui sidang ditempat.

Sedikitnya enam orang telah menjalani sidang di tempat operasi Yustisi Penegakan Perda Nomor 10 Tahun 2014, tentang kawasan tanpa rokok di Kabupaten/Kota se- Provinsi Gorontalo tahun 2019, Jum’at (9/8/2019).

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Dinas Satpol PP dan Damkar Provinsi Gorontalo Budiyanto Haluti mengatakan, sidang Yustisi tersebut sudah yang ke empat kali dilakukan.

“Tiga kali sebelumnya di RSAS Kota Gorontalo,” kata Budiyanto.

Nah, untuk sidang kali ini, dilakukan di RS Sakit Toto Kabila, dipimpin oleh hakim tunggal Fatchu Rahman SH. Adapun ketentuan pidananya, setiap orang yang merokok di tempat Kawasan Tanpa Rokok (KTR), akan dihukum denda, maksimal Rp. 100 Ribu, atau kurungan badan maksimal 3 bulan. Namun semuanya tergantung putusan hakim.

Disamping itu, dirinya juga menegaskan bagi instansi/kantor di lingkungan Provinsi Gorontalo, masih ada celah bahwa kepala OPD dapat memberikan sanksi Pembinaan dan teguran tertulis. (Rinto)