Operasi Yustisi Polres Blitar, Denda Rp20,000 atau Kurungan Penjara 1 Hari

Operasi Yustisi Polres Blitar, Denda Rp20,000 atau Kurungan Penjara 1 Hari

15/09/2020 15:21 0 By Maman

Salah seorang warga mengikuti sidang setelah terjaring dalam Operasi Yustisi yang digelar Polres Blitar bersama PN Blitar, Kejari Blitar, Satpol PP dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Masyarakat Kabupaten Blitar yang melanggar protokol kesehatan (prokes), mulai Selasa (15/9/2020) dikenakan sanksi. Sanksi yang diberikan, denda uang Rp20,000 atau kurungan penjara 1 hari.

“Jika tidak mau membayar denda, bisa diganti dengan kurungan penjara satu hari,” kata Humas Pengadilan Negeri (PN) Blitar, Perintis Chandra, Selasa (15/9/2020).

Aparat gabungan dilibatkan dalam Operasi Yustisi Prokes di depan Pasar Garum Kabupaten Blitar, seperti, Polres Blitar, Sat Pol PP dan Dinkes. Puluhan warga yang terjaring operasi, kebanyakan pengguna jalan baik mobil atau sepeda motor tidak menggunakan masker.

Mereka yang melanggar kata Chandra, langsung mengikuti sidang di tempat, karena sudah dihadirkan hakim dari Pengadilan Negeri Blitar dan Jaksa dari Kejaksaan Negeri Blitar.

Adapun dasar dari penindakan ini kata dia, Perda Provinsi Jatim Nomor 2 Tahun 2020 Jo Perda Provinsi Nomor 1 Tahun 2019, Pergub Nomor 53 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 40 Tahun 2020.

“4 aturan tersebut menjadi dasar dilakukannya penindakan sesuai dengan tingkat kesalahannya,” terang Chandra.

Chandra juga mengatakan, sanksi denda yang diberikan tergantung kesalahan pelanggar dengan besaran minimal Rp10,000 dan maksimal Rp20,000. Jika masker dibawa tapi tidak dipakai, maka didenda Rp10,000. Sedangkan yang tidak membawa masker, didenda Rp 20.000.

Salah seorang warga yang terjaring operasi mengaku kaget, meskipun di dalam mobil tetap wajib menggunakan masker.

“Aturannya seperti itu, kita patuhi saja demi kesehatan bersama,” tutur seorang ibu yang terjaring operasi ketika mengendarai mobil tidak menggunakan masker.

Sementara itu Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo melalui Wakapolres Blitar, Kompol Himawan mengatakan, pelaksanaan Operasi Yustisi ini juga, sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2020 bahwa, TNI–Polri bersama Pemkab dan pihak terkait, wajib bekerja sama dalam penegakkan Prokes pencegahan Covid-19. (Anang)