Optimalkan Fungsi, Disperkim Rencana Buka Lapak Penjual di Dua Taman Tolitoli

10/09/2019 22:25 0 By Maman

Suasana taman di Tolitoli.

Hulondalo.id- Lapak penjual bakal dibuka di dua taman. Taman didepan GOR Mokkondogan dan Taman Pantai Gaukan Bantilan (PGB). Sejumlah fasilitas umum, seperti WC dan lainnya, juga akan diperbaiki di dua taman tersebut.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Tolitoli Rahman Baculu mengatakan, rancangan atau konsepnya akan dibuat seperti di Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan (GMB), dan Taman Pajala Susumbolan.

Fungsi taman kata dia, akan lebih dimaksimalkan sebagaimana mestinya. Sebab, selain jadi tempat bersantai bersama keluarga, teman, kerabat dan lainnya, keberadaan taman di Tolitoli, juga jadi lokasi masyarakat menikmati berbagai kuliner yang diperjual belikan di sekitar taman.

“Lapak penjual di lokasi PGB nantinya, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” kata Rahman.

Nilai anggaran untuk penataan taman-taman tersebut kata dia, diperkirakan mencapai Rp. 200 Juta. Namun kata Rahman lagi, pelaksanaannya kini masih terhambat dengan kurangnya penerangan disekitar taman.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan PLN, diupayakan akhir tahun ini sudah dapat direalisasikan,” ujarnya.

Untuk para penjual, selain bisa menggunakan fasilitas daerah, juga akan dikenakan retribusi. Retribusi di Taman Kota GMB dan Taman Pajala, akan dikenakan retribusi sebesar Rp. 25 Ribu per bulannya. Berbeda kata dia, untuk lapak penjual yang menyediakan arena permainan bagi anak-anak.

“Retribusinya Rp. 1 Juta per bulan, namun pembayarannya dilakukan dengan cara patungan antar sesama penjual,” kata Rahman.

Kebijakan juga akan diberlakukan di dua taman yang baru akan ditata. Retribusi tersebut diharapkan bisa meningkatkan PAD Tolitoli.

Ditahun 2019 ini, target PAD yang dibebankan untuk retribusi pertamanan Rp. 9 Juta per tahunnya. Hingga Triwulan ke III di tahun 2019 ini, retribusi tersebut sudah melampaui target, mencapai lebih dari Rp. 12 Juta.

Pelampauan capaian PAD dari sisi retribusi pertamanan tersebut, maka dilakukan penambahan target PAD dari rertribusi pertamanan menjadi, Rp. 15 Juta per tahun.

Suasana taman di Tolitoli.

Dalam pelaksanaan penataan taman tersebut, Rahman juga mengatakan bahwa, jumlah lapak penjual akan dibatasi serta disesuaikan dengan daya tampung taman itu.

Selain menghindari hal yang tak diinginkan, juga untuk menjaga agar taman-taman tersebut tetap terlihat rapi dan teratur, serta memberikan kenyamanan kepada setiap pengunjungnya. (andis/adv)

loading...