Optimalkan Pencegahan Korupsi, Korsupgah Libatkan 3 Lembaga Negara

Optimalkan Pencegahan Korupsi, Korsupgah Libatkan 3 Lembaga Negara

01/09/2021 18:59 0 By Maman

Sekda Ismail Pencanangan MCP

Sekda Kota Gorontalo, Ismail Madjid mengikuti Launching Pengelolaan Bersama Monitoring Centre Prevention (MCP) Pencegahan Korupsi pada Rapat Koordinasi Pengawasan Nasional yang dilakukan secara virtual. (foto:hms)

Hulondalo.id – Pencegahan korupsi menjadi perhatian serius yang terus dioptimalkan oleh pemerintah saat ini. Tugas Koordinasi Supervisi dan Pencegahan Korupsi (Korsupgah) yang tadinya hanya kewenangan Komisi Penanganan Korupsi (KPK) RI, diperluas menjadi urusan 3 lembaga Negara yakni Kementerian Dalam Negeri, KPK-RI dan BPKP.

Komitmen lintas lembaga itu, dinyatakan melalui Launching Pengelolaan Bersama Monitoring  Centre Prevention (MCP) Pencegahan Korupsi dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Nasional secara virtual, Selasa (31/8/2021) dan disaksikan Sekda Kota Gorontalo, Ismail Madjid.

Sekda mengatakan komitmen bersama penting guna meningkatkan pengawasan pencegahan korupsi. Pengawasan kata dia, dinilai melalui laporan MCP secara berkala.

“Dalam rakorwasnas menyebutkan sejumlah daerah yang realisasi laporan MCP masih rendah, sehingga perlu adanya pengawasan secara kolektif,” kata Sekda.

Pencapaian MCP kata dia, dinilai berdasarkan 8 area intervensi meliputi, Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kapabilitas APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Dana Desa.

8 area ini kata Ismail tidak hanya dalam bentuk laporan, tapi harus menyajikan dokumen pendukung dan pelaksanaan kegiatan.

“Olehnya, dibutuhkan komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari tindakan korupsi,” ujarnya.

Pelaksanaan MCP di Kota Gorontalo telah dilaksanakan secara maksimal. Bahkan kata Sekda, di tahun 2019 Kota Gorontalo sempat menduduki posisi terbaik nasional dengan nilai rata-rata 90.

“Demikian juga tahun 2020, masih pada kategori tinggi yaitu memperoleh nilai 84,”  ucap Mantan Kepala Bapppeda Kota Gorontalo itu.

Tahun ini Pemkot Gorontalo masih memiliki terget yang sama. Dalam menggenjot MCP kata Sekda, Pemkot secara rutin mengelar pertemuan dengan melibatkan OPD yang menangani area intervensi.

Meski demikian diakui Sekda, masih ada beberapa area yang perlu dilengkapi oleh dokumen pendukung. Ini akan menjadi perhatian guna mengenjot pencapaian MCP ditahun 2021. (Inkri/Hulondalo.id)