Pacuan Kuda hingga Karapan Sapi Tunjang Pariwisata Gorontalo

Pacuan Kuda hingga Karapan Sapi Tunjang Pariwisata Gorontalo

13/06/2019 01:40 0 By Alex

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba saat mengisi lomba pacuan kuda hingga karapan sapi di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Rabu (12/6/2019).

Hulondalo.id – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba membuka secara resmi pacuan kuda dan karapan sapi di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Rabu (12/6/2019).

Sebelumnya, pacuan kuda dan karapan sapi sudah menjadi tradisi masyarakat Jawa Tondano (Jaton) dan Gorontalo pada umumnya setiap perayaan lebaran ketupat. Kali ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo memprakarsai lomba pacuan kuda, kuda gerobak dan karapan sapi se-Sulawesi dalam rangka memeriahkan gebyar ketupat.

Dikatakan Sekretaris Daerah Darda Daraba, tujuan Pemerintah Provinsi Gorontalo memprakarsai kegiatan ini tidak lain untuk melestarikan budaya dan memberikan hiburan kepada masyarakat yang merayakan ketupat serta sebagai wadah promosi pariwisata daerah.

“Pelaksanaan lomba pacuan kuda, kuda gerobak, dan karapan sapi merupakan tradisi masyarakat Yosonegoro setiap tahun. Maka tidak salah apabila pelaksanaan event ini bisa menunjang promosi pariwisata daerah yang akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dengan banyaknya pengunjung dari luar Gorontalo yang datang menyaksikan kejuaraan ini,” kata Sekretaris Daerah Darda Daraba.

Kegiatan ini bisa memberikan kontribusi positif bagi mereka yang memiliki hobi dan bakat dalam berkuda, sekaligus menjadi ajang pembinaan olahraga berkuda bagi masyarakat Gorontalo.

“Saya berharap, olahraga berkuda bisa mengharumkan Provinsi Gorontalo di tingkat Nasional, serta tradisi lomba kuda gerobak yang mengandalkan kuda lokal dan karapan sapi yang mengandalkan sapi ternak lokal dapat terjaga hingga nantinya tontonan seperti ini bisa dinikmati oleh anak cucu kita,” harapnya.

Lomba yang akan berlangsung hingga Jumat (14/6/2019) ini diikuti 35 ekor kuda pacu dan 39 kuda gerobak. Sedangkan untuk karapan sapi diikuti oleh 44 pasang sapi. Pemenang lomba akan menerima trofi Gubernur Gorontalo dan sejumlah bonus lainnya.(usman)