Pakai Telekolekting, BPJS Kesehatan Gorontalo Ingatkan Peserta Bayar Iuran

Pakai Telekolekting, BPJS Kesehatan Gorontalo Ingatkan Peserta Bayar Iuran

18/03/2021 13:45 0 By Maman

Telekolekting BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo

Aktivitas telekolekting oleh salah seorang petugas BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo.(foto:hms)

Hulondalo.id – Strategi telekonekting dipakai BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo, untuk membantu mengingatkan peserta program JKN-KIS, membayar iuran.

Strategi ini berupa komunikasi via sambungan telepon kepada peserta JKN-KIS segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU). Jumat (05/03/2021) redaksi jamkesnews BPJS Kesehatan Gorontalo, berkesempatan melihat aktivitas yang dilakukan petugas telekolekting.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Gorontalo, Irene Yessi Korompis menjelaskan, telekolekting adalah upaya BPJS Kesehatan untuk mengingatkan peserta yang belum membayar iuran dengan rentan waktu 2 sampai 23 bulan.

“Telekolekting ini dilakukan dengan mekanisme yang terstruktur,” kata Irene.

Tahap pertama kata dia, pemetaan data peserta dengan melihat jumlah iuran yang belum dibayarkan. Lalu pembagian sesuai kategori berapa bulan belum membayar iuran. Terakhir kata Irene, menghubungi peserta mengingatkan membayar iurannya.

“Agar memberikan kemudahan petugas telekolekting dalam melaksanakan tugasnya dan mendaptkan hasil yang maksimal,” jelas Irene.

Setiap peserta yang dihubungi kata Irene, juga akan mendapat penjelasan bagaimana mekanisme pembayaran yang bisa dilakukan. Petugas telekolekting juga diakuinya, dibekali dengan pelatihan–pelatihan tentang cara atau tata krama dalam melakukan kontak via sambungan telepon yang baik dan benar dengan peserta yang akan dihubungi.

Aktivitas telekolekting nyatanya sangat efektif dalam mengingatkan peserta untuk membayar iuran, maupun memberikan informasi seputran program JKN-KIS. Tak jarang, peserta yang dihubungi petugas telekolekting ingin melakukan konsultasi terkait, prosedur pelayanan yang didaptkan oleh peserta JKN-KIS ini. (Rls/Man/Adv)