Panggil PLN Gorontalo karena Lampu Jalan Ibukota Mati, Rusli: Masak Tidak Saling Percaya?

Panggil PLN Gorontalo karena Lampu Jalan Ibukota Mati, Rusli: Masak Tidak Saling Percaya?

25/10/2020 22:06 0 By Alex

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat memanggil Manajer PLN UP3 Gorontalo Supriyadi, Ahad (25/10/2020). (F. Salman/Humas).

Hulondalo.id – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengundang manajer PLN UP3 Gorontalo Supriyadi menyusul banyaknya keluhan warga soal pemadaman penerang jalan umum (PJU) di beberapa ruas jalan Kota Gorontalo, belakangan ini.

“Beberapa hari lalu saya menerima laporan masyarakat, beberapa jalan yang mercury lampu jalannya mati. Saya juga melihat sendiri ada beberapa ruas jalan yang mati. Saya telpon Pak Walikota ternyata alasannya belum terealisasi anggarannya,” timpal Rusli usai pertemuan di kediamannya, Ahad (25/10/2020).

Pihaknya berharap agar PJU di Kota Gorontalo bisa menyala maksimal sesuai dengan komitmen bersama menjadikan ibukota provinsi itu sebagai “Kota Terang”.

Kata Rusli, pihaknya sudah cukup maksimal membantu pemasangan penerangan jalan, masalah pembayaran menjadi kewenangan Pemerintah Kota Gorontalo.

“Makanya tadi kepala PLN saya undang. Ini ‘kan G to G (government to government), PLN plat merah. Masak tidak saling percaya? Makanya tadi dari PLN bilang akan segera ditinjau dan dinyalakan,” sambung Rusli.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim Kota Gorontalo Laida M Ali mengakui jika 2 bulan terakhir pajak PJU belum bisa dibayarkan. Pihaknya masih menunggu APBD Perubahan untuk disahkan.

“Tapi Minggu ini sudah kami bayarkan untuk 2 bulan sampai September. Untuk Oktober SPM-nya sementara kita proses. Biayanya hampir Rp 600 Juta per bulan,” kata Laida.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Gorontalo Supriyadi menilai masalah tersebut hanya sebatas miss komunikasi saja. Pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah kota dan menindaklanjuti permintaan tersebut.

“Ini hanya miss komunikasi saja, pembayaran sudah dan kita akan segera tindaklanjuti,” ucapnya.

Gubernur berharap permasalahan PJU di Kota Gorontalo bisa segera diselesaikan. Hal itu dirasa penting untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga dan pengguna jalan.

Sebelumnya, beberapa tahun lalu Pemerintah Provinsi Gorontalo juga sudah memberikan bantuan CCTV di 40 titik untuk memantau keamanan kota dari aksi kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas. Operasionalisasi CCTV tersebut terpusat di Polres Gorontalo Kota.(adv/alex)