Panjang Pantai 317 Kilometer, 51 Pulau, Pariwisata Gorontalo Utara Menjanjikan

17/11/2019 07:02 0 By Maman

Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin saat menerima kunjungan peserta East Indonesian Rally di Pulau Saronde (dok:Pariwisata Gorontalo Utara)

Hulondalo.id- Membentang sepanjang 317,7 kilometer, pantai di Gorontalo Utara, sangat menjanjikan jika dikelola lebih serius. Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin greget, melihat potensi yang belum termanfaatkan dengan baik ini.

Apalagi. Jika itu untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Membangun sektor pariwisata kata Sekda, tak cukup jika hanya mengandalkan APBD. Harus ada upaya konkret mengembangkan pariwisata di Gorontalo Utara.

Selain potensi pantai, ada 51 pulau di daerah ini. Belum lagi kata Sekda, bentangan alam yang subur.

“Masa pariwisatanya hanya itu-itu saja,” ungkapnya disela-sela kesibukannya melayani masyarakat.

Upaya konkret dimaksud diantaranya, mendorong sektor pariwisata lebih proaktif dalam melakukan terobosan investasi. Investasi agar, iklim ekonomi akan semakin baik.

Kontak dengan beberapa investor, khususnya yang bergerak dibidang usaha pariwisata sudah dilakukannya. Upaya ini, agar investor tergerak menanamkan uangnya di Gorontalo Utara.

Sekda juga menambahkan, alasannya jelas kenapa pariwisata yang harus didorong. Sektor ini, sangat identik dengan bisnis kelas atas, dan juga ketersediaan lapangan kerja. Sehinggam berpotensi mengurangi angka pengangguran.

“Maka, dengan segala potensi ini, kita bisa menjadikan Gorontalo Utara sebagai gerbang pariwisata dunia di Provinsi Gorontalo,” kata Sekda.

Peluang itu sangat mungkin, mengingat Gorontalo Utara sudah dikenal dikalangan para komunitas Yacht serta Cruise. Komunitas ini sudah beberapa kali mampir menikmati keindahan alam, dan secara otomatis akan membelanjakan uang di daerah ini.

Secara geografi, Gorontalo Utara adalah kabupaten yang terletak dipesisir pantai utara Provinsi Gorontalo. Luas wilayahnya, terbentang sepanjang pantai dan berbatasan langsung dengan Provinsi Sulut serta Provinsi Sulteng.

Tak cuma itu, daerah ini juga berhadapan dengan beberapa negara asean, seperti Filipina dan Malaysia, yang dibatasi oleh bentang laut Sulawesi yang juga merupakan jalur pelayaran/perdagangan internasional sebagai penghubung jalur Australia dan Malaysia. (man/adv)