PDAM Kabupaten Gorontalo Beralih Status Jadi Perumda Tirta Limutu

PDAM Kabupaten Gorontalo Beralih Status Jadi Perumda Tirta Limutu

16/08/2021 22:18 0 By Maman

Wabup Hendra Nota Kesepahaman Perumda Tirta Limutu

Wabup Gorontalo, Hendra Hemeto menandatangani Nota Kesepahaman peralihan status PDAM Kabupaten Gorontalo menjadi Perumda Tirta Limutu. (foto:kominfo)

Hulondalo.id – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gorontalo berubah menjadi Perusahaan Umum Air Minum Daerah (Perumda) Tirta Limutu. Banyak harapan untuk perusahaan ini setelah peralihan status tersebut, khususnya pelayanan.

Peralihan status ini terungkap dalam penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemkab Gorontalo dan DPRD Kabupaten Gorontalo, pada Paripurna DRPD  Pembicaraan Tingkat II Pengambilan Keputusan Bersama, terhadap Ranperda Perubahan PDAM Kabupaten Gorontalo,  Senin (16/08/2021).

Wabup Gorontalo, Hendra Hemeto mengatakan, perubahan status tersebut mengacu Pasal 331 Undang-undang No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Pasal tersebut menyatakan bahwa, BUMD terdiri atas perusahaan umum daerah dan perusahaan perseorangan daerah.

Selain itu kata Wabup, diperkuat dengan dengan Peraturan Pemerintah No. 54 Tahun 2017 tentang, Badan Usaha Milik Daerah  dalam pasal 138 ayat 1.

“Sehingga nomenklatur sebelumnya PDAM menjadi Perumda, semoga ini dapat meningkatkan pelayanan serta memperluas jangkauan penyediaan air bersih di Kabupaten Gorontalo,” ungkap Hendra saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Ketua Pansus DPRD Kabupaten Gorontalo, Eman Mangopa menuturkan, yang membedakan dari peralihan status tersebut yakni, sebelumnya PDAM menjadi Perumda Tirta Limutu.

“Dalam ranperda itu juga diatur tentang dewan pengawas, sebelumnya tiga menjadi satu, kita mencantumkan beberapa aturan di ranperda ini yakni, auditor internal yang akan membantu direksi dalam hal pengawasan keuangan,” tutur aleg PKS.

Ia menambahkan, setelah ini, pembenahan diminta segera dilakukan. Mulai dari penggantian papan nama hingga administrasi tagihan-tagihan, harus menggunakan nama yang telah disepakati dalam Ranperda.

“Kami memberikan waktu enam bulan kedepan dalam melakukan pembenahan,” pungkas Eman. (Pin/Adv)