Pelabuhan Anggrek Jadi Pelabuhan Pertama Pengembangan Skema KPBU

Pelabuhan Anggrek Jadi Pelabuhan Pertama Pengembangan Skema KPBU

13/11/2019 18:38 0 By Alex

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba saat memberikan sambutan pada uji publik rencana pengembangan Pelabuhan Anggrek melalui skema KPBU tahun 2019 di Grand Q Hotel, Rabu (13/11/2019). (F. Nova/Humas)

Hulondalo.id – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI akan mengembangkan pelabuhan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Tercatat, pelabuhan Anggrek menjadi pelabuhan pertama yang akan dikembangkan melalui skema KPBU oleh Ditjen Perhubungan Laut dengan harapan bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya. Terkait rencana itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo pun memberikan dukungannya.

“Kami sangat mendukung dan berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan karena sudah menindaklanjuti rencana induk pelabuhan Nasional,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba pada uji publik yang digelar, Rabu (13/11/2019).

Sebelumnya, sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 432 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional,  terdapat 2 pelabuhan laut pengumpul di Provinsi Gorontalo sampai Tahun 2037, yakni di sisi selatan pelabuhan Gorontalo dan di sisi utara adalah pelabuhan Anggrek.

Di samping itu, ada 2 pelabuhan laut pengumpul regional yakni pelabuhan Kwandang dan pelabuhan Tilamuta, serta satu pelabuhan laut lokal yakni pelabuhan Bumbulan.

Darda mengatakan, pembangunan infrastruktur khususnya kepelabuhanan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi karena pelabuhan menjadi pemicu pergerakan arus barang dan orang. Menurutnya, akan ada multiplier efek yang terjadi dengan pengembangan Pelabuhan Anggrek.

“Jika arus barang dan orang ini bisa lancar, tentunya tingkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo bisa berkembang,” ujar Darda optimis.

Dia berharap, pembangunan pelabuhan Anggrek bisa cepat karena Kementerian perhubungan memakai skema yang sudah diatur pemerintah melalui Perpres 35 Tahun 2017 terkait KPBU.

“Kami juga berharap pengusaha yang ada di Provinsi Gorontalo bisa berperan aktif, bahkan berperan utama dalam pembangunan pelabuhan Anggrek dengan skema KPBU ini,” tandas dia.(adv/alex)