Pelaksanaan Program UMKM Digital Kota Gorontalo Terus Dipermantap

Pelaksanaan Program UMKM Digital Kota Gorontalo Terus Dipermantap

22/05/2021 00:11 0 By Maman

Rapat Program UMKM Digital Kota Gorontalo

Walikota Gorontalo, Marten Taha memimpin Rapat Tim Pelaksana Digitalisasi UMKM bersama Wawali Gorontalo, Ryan F. Kono. (foto:hms)

Hulondalo.id – Pemkot Gorontalo terus mematangkan pelaksanaan program UMKM Digital. Jum’at (21/5/2021), Walikota Gorontalo, Marten Taha membuka dan memimpin rapat tim pelaksana digitalisasi UMKM, bersama Wakil Walikota Gorontalo, Ryan F. Kono sebagai penggerak program.

Rapat di ruang kerja Walikota Gorontalo ini, dihadiri seluruh instansi terkait termasuk tim ahli. Walikota berharap, program tersebut bisa berjalan dengan maksimal, serta memberikan dampak baik terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

“Saya sangat mendukung program ini, membuka peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan produk mereka, saya berharap, program ini segera berjalan dengan baik dan maksimal, sehingga bisa memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Walikota Gorontalo, Ryan F. Kono mejelaskan, banyak hal yang dibahas pertemuan tersebut. Mulai dari regulasi yang akan menjadi rujukan, teknis pelaksanaan programnya termasuk memfasilitasi pelaku UMKM, agar bisa mengakses program ini.

“Inti dari program ini diperuntukan bagi masyarakat khususnya pelaku UMKM, dan Pemerintah Kota Gorontalo hanya sebagai regulator dan fasilitator, kalau dalam hal fasilitasi, Pemerintah Kota Gorontalo nantinya akan memfasilitasi terhadap pasar, pengembangan pengetahuan dan wawasan pelaku UMKM, bahkan pada tahun 2022 akan memfasilitasi dalam peningkatan finansial mereka,” ujar Wawali.

Data yang ada di Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo, pelaku UMKM lokal ada sekitar 9000 lebih. Melalui program tersebut kata Ryan, Pemerintah Kota Gorontalo setiap tahunnya menargetkan 1000 UMKM yang akan dilaksanakan secara bertahap.

“Seperti misi utama program ini, yakni untuk masyarakat, dan kami menyediakan sebuah aplikasi yang bisa mereka akses, dimana dalam aplikasi itu terdapat semua hal yang bisa digunakan oleh masyarakat termasuk wisatawan. Mulai dari kulinernya, souvenir, prodak UMKM bahkan melalui aplikasi digitalisasi UMKM ini, wisatawan bisa mengetahui lokasi-lokasi tempat wisata, hotel termasuk Gaet Wisatawan,” jelasnya.

Program ini sangat penting bagi masyarakat, karena melalui program ini masyarakat tidak hanya mendagangkan prodak mereka, tetapi bisa juga mereka bertindak sebagai konsumen. Sebab, semua hal sudah disedikan melalui aplikasi ini.

“Apalagi di tengah pesatnya perkembangan teknologi sekarang ini, menurut Kementerian Kominfo RI transaksi digital di e-commerce meningkat sekitar 400% di tengah pandemi Covid-19. Dan untuk program Pemerintah Kota Gorontalo ini, kami beri nama Marketplace terpadu,” pungkasnya. (Inkri/Adv)