Pelayanan Kesehatan Bergerak, Cara Dikes Provinsi Gorontalo Jangkau Masyarakat Daerah Terpencil

Pelayanan Kesehatan Bergerak, Cara Dikes Provinsi Gorontalo Jangkau Masyarakat Daerah Terpencil

12/04/2021 19:25 0 By Syakir

Masyarakat Desa Sari Tani memanfaatkan Pos Pelayanan Kesehatan Bergerak, untuk memeriksakan kesehatan mereka.

Hulondalo.id – Selama 3 hari warga di Desa Saritani, Kabupaten Boalemo mendapatkan pelayanan kesehatan, lewat program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB). Sunatan massal, sosialiasi kesehatan hingga OJT dokter spesialis dilakukan ditempat itu.

Kegiatan yang berlangsung, 7 hingga 9 April 2021 itu, dilepas oleh Kadis Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi, Drs. Janni S. Kiai Demak, M.Ec. Dev.

Kepada tim, Janni mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Gubernur Gorontalo yaitu mewujudkan masyarakat Gorontalo yang unggul, mandiri dan tangguh, serta misi keempat yaitu peningkatan sumber daya manusia.

“Peningkatan sumber daya manusia ini tidak lepas dari peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sehingga apabila masyarakat itu Sehat maka kualitas SDM akan meningkat,” paparnya.

Janni pun berharap, program PKB ini bisa berjalan optimal dan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat di Desa Sari Tani khususnya.

Menambah penjelasan, Kepala Puskesmas Saritani Kabupaten Boalemo, I Made Kuat, SKM, M.Kes berharap program PKB seperti ini, kedepan bisa berkelanjutan.

“Pelayanan kesehatan bergerak ini cukup bagus dan masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini seperti pelayanan ahli bedah, anak dan penyakit dalam sangat penting karena daerah terpencil ini hampir tidak pernah dikunjungi oleh dokter ahli baru tahun ini, dan ini menurut saya luar biasa,” ungkap I Made.

Permintaan I Made cukup berlasan. Akses jalan yang kurang layak, membuat desa itu menjadi terpencil. Jika hujan dan banjir, maka akses jalan benar benar terputus. Nah, salah satu solusi mendekatkan layanan kesehatan adalah dengan memperbaiki akses jalan di tempat itu.

Sementara itu, Wahyudin Akase salah seorang perwakilan masyarakat mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah provinsi.

“Kegiatan pada hari ini memiliki efek yang besar bagi masyarakat Saritani karena secara tidak langsung ini adalah bentuk perhatian yang luar biasa dari pemerintah Provinsi, dan harapan kami kegiatan ini bisa dilaksanakan sekali lagi dan lebih baik lagi”, pungkasnya.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi refreshing kader yaitu demo obat tradisional dan penggunaan bahan pangan lokal. Selain itu dilakukan sunatan massal, pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), penyuluhan kesehatan di kantor desa, On the JOB Training (OJT) dokter spesialis anak, penyakit dalam dan bedah, skrining Penyakit Tidak Menular, kunjungan ibu resiko tinggi dan pemeriksaan spesialistik.

Hasil kegiatan dibahas bersama pada pertemuan lintas sektor untuk dilakukan evaluasi dan kesinambungan kedepan. (*)