Pemanfaatan Dana Desa di Gorontalo Utara, Ini Harapan Bupati Indra Yasin

Pemanfaatan Dana Desa di Gorontalo Utara, Ini Harapan Bupati Indra Yasin

30/09/2020 20:27 0 By Maman

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin menyampaikan sambutan dalam pembukaan seminar Kajian Efektivitas Pemanfaatan Dana Desa pada 123 Desa di Gorontalo Utara. (foto:hms)

Hulondalo.id – Pemanfaatan Dana Desa tahun 2020 di 123 desa, diminta Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin, bisa menggerakkan potensi ekonomi, juga memberikan manfaat pada peningkatan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat.

Bupati mengatakan, dana desa saat ini cukup banyak, dan diharapkan benar-benar tepat sasaran. Sehingga kata dia, apa yang menjadi harapan masyarakat benar-benar terpenuhi.

“Saya juga meminta, pemanfaatan dana desa dilakukan secara efektif, setiap program diibiayai dana desa, benar-benar tepat sasaran,” ungkap Bupati dalam Seminar Kajian Efektivitas Pemanfaatan Dana Desa pada 123 Desa di Gorontalo Utara di Aula Bappeda Gorontalo Utara, Rabu (30/9/2020).

Sektor mana saja yang dibiayai dana desa, harus dipilah dan dilihat dengan benar. Utamanya kata Bupati, pada sektor yang benar-benar bisa menggerakkan potensi ekonomi dan memberikan manfaat peningkatan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat.

Melalui seminar ini juga kata Bupati, semoga bisa menjadi tempat untuk menggerakkan potensi ekonomi masyarakat.

“BUMDes sebagai tempat untuk berputarnya produk-produk masyarakat, bisa menampung dan bisa menyalurkan kepada masyarakat, jadi, tidak hanya menerima tapi juga bisa menyalurkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Suntikan modal kata Bupati, perlu. Namun, harus bekerja sama dengan Kepala Desa dan dikontrol dengan baik. Modal yang dikucurkan mampu dikelola dengan baik, tidak habis begitu saja, apalagi tidak memberi efek dan hasil apa-apa.

“Prinsip ekonomi, dengan modal kecil tapi hasilnya bisa besar, jangan malah dana besar tapi hasilnya tidak ada, ini yang kita harus waspadai,” terangnya.

Kajian dari Bappeda harus dilakukan, termasuk dengan perguruan tinggi. Sehingga kajian ilmiah bisa diperoleh.

“Kajian ilmiah, semoga pelaksanaan pembangunan benar-benar memberikan efektivitas yang lebih baik,” tandasnya. (Prin/Adv)