Pembalakan dan Penambangan Liar di Gorontalo Segera Ditertibkan

Pembalakan dan Penambangan Liar di Gorontalo Segera Ditertibkan

10/11/2020 22:30 0 By Alex

Gubernur Gorontalo Illegal Logging

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie usai melaksanakan apel kesiapsiagaan antisipasi bencana alam di Provinsi Gorontalo, Selasa (10/11/2020). (F. Ryan/humas)

Hulondalo.id – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali menyatakan komitmennya dalam memberantas illegal logging saat memimpin apel kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana alam, Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak cukup hanya dari kesiapan para personil, sarana prasarana dan materil lainnya. Lebih dari itu, bencana bisa dicegah dengan tidak merusak lingkungan, utamanya pembalakan liar atau illegal logging.

“Saya sudah komitmen dengan pak Kapolda maupun Danrem, kita akan cari waktu, kita akan turun sama-sama untuk menertibkan hal-hal yang illegal terutama illegal logging. Ini menyebabkan kerusakan lingkungan yang semakin luas dan pasti menyebabkan banjir,” sebut Gubernur Rusli Habibie.

Salah satu pembalakan liar yang meresahkan yakni pembukaan lahan baru di lereng bukit dengan kemiringan di atas 30 derajat. Lahan tersebut, kata Rusli, biasanya dibuka dengan membabat pohon untuk ditanami jagung.

“Kalau sudah ditanami jagung dengan kemiringan di atas 30 derajat, otomatis petaninya telah menebang pohon. Ini yang menyebabkan banjir karena pepohonan sudah ditebang, jadi cepat sekali terjadi longsor. Termasuk juga untuk menertibkan penambang liar,” tegasnya.

Terpisah, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus pun menyatakan komitmennya dalam menertibkan segala sesuatu yang sifatnya illegal, baik itu illegal logging, illegal fishing, maupun illegal mining.

Untuk pelaksanaan penertiban tersebut, kata Kapolda Gorontalo, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan TNI dan pemerintah setempat.

“Selain illegal logging, masalah illegal mining juga adalah yang harus diseriusi. Komitmen kita bersama sangat diperlukan, karena apa yang kita buat sekarang untuk masa depan anak-cucu kita ke depan,” tandasnya.

Apel kesiapsiagaan bencana yang digelar di Markas Korem 133/Nani Wartabone itu diikuti jajaran TNI/Polri, Basarnas, BPBD, Dinas Sosial, Dinas PU, Satpol PP dan relawan bencana di Gorontalo.

Mereka memamerkan alat dan kendaraan operasional penanganan bencana. Selain kesiapan personil dan SOP penanganan, perawatan alat dan kendaraan operasional diminta dilakukan secara berkala agar siap digunakan sewaktu-waktu.(adv/alex)