Pemda Boalemo Lakukan Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2022

Pemda Boalemo Lakukan Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2022

09/06/2021 16:48 0 By Yadin

Rembuk aksi percepatan penurunan stunting yang digelar Pemkab Boalemo, Rabu (9/6/2021). (f.istimewa)

Hulondalo.id – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus meningkatkan peran dalam mencegah dan menurunkan stunting di masyarakat dengan menggelar rembuk aksi percepatan penurunan stunting, Rabu (9/6/2021).

Disampaikan Pelaksana Tugas Bupati Boalemo, Anas Jusuf, kegiatan ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk memastikan terintegrasinya pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama.

“Ini langkah penting untuk menurunkan stunting di Kabupaten Boalemo secara bersama-sama antara SOPD, kecamatan, puskesmas, dan desa, termasuk unsur PKK, organisasi-organisasi masyarakat lainnya yang menjadi motor penggerak dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Boalemo,” ungkapnya saat membuka kegiatan.

Dari pemantaun pemerintah daerah yang dilakukan setiap tahun, terdapat puluhan desa yang menjadi lokus stunting.

“Setiap tahun, kita pemerintah daerah sudah melakukan analisa situasi dalam menentukan desa lokus stunting, sehingga sampai dengan penetapan lokus Tahun 2022 terdapat 30 desa lokus stunting yang ada di Kabupaten Boalemo,” terang Anas Jusuf.

Sementara itu, kepala Bappeda Boalemo, Fatlina Podungge menuturkan stunting merupakan program nasional pemerintah pusat dalam membangun sumber daya manusia (SDM). Sehingga, dari rembuk stunting diharapkan menghasilkan inovasi progam dan kesamaan pandangan oleh perangkat daerah termasuk kepala desa, agar terintegrasi dan bersinergi serta tepat sasaran.

“Saya berharap semua OPD, baik dari tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa yang terlibat langsung dalam penanganan stunting Tahun 2022 nanti, harus dapat dpastikan program dan kegiatan yang telah disusun sesuai dengan rencana kerja, baik bersumber dari dana APBD maupun APBN,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatangan fakta integritas oleh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang disaksikan oleha Anas Jusuf. (Rifal/Adv)