Pemkot Gorontalo Anggarkan BPJS Kesehatan untuk Masyarakat Sebesar Rp 4,1 Miliar

Pemkot Gorontalo Anggarkan BPJS Kesehatan untuk Masyarakat Sebesar Rp 4,1 Miliar

14/10/2020 14:01 0 By Maman

Penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Kota Gorontalo, dengan BPJS Kesehatan dan Politeknik Kesehatan Kemenkes RI, Rabu (14/10/2020). (Foto:hmspemkot)

Hulondalo.id – Pemkot Gorontalo telah menganggarkan Rp 4.199.089.150 melalui APBD-P Kota Gorontalo tahun 2020, yang dialokasikan untuk iuran jaminan kesehatan masyarakat Kota Gorontalo selama 3 bulan.

Iuran ini kata Walikota Gorontalo, Marten Taha, terhitung mulai tanggal 1 oktober sampai dengan akhir tahun ini. Rabu (14/10/2020), hal itu diperkuat dengan ditanda tanganinya nota kesepahaman dan addendum antara Pemkot Gorontalo dengan BPJS Kesehatan dan Poli Teknik Kemenkes RI.

Di Aula Kantor Walikota Gorontalo, Walikota menjelaskan, kerjasama ini erat kaitannya dengan kepesertaan program jaminan kesehatan bagi penduduk yang terdaftar. Nota kesepahaman Pemkot Gorontalo dengan Poli Teknik Kemenkes RI, juga berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan, pelatihan, pengkajian dan pengabdian masyarakat juga pengembangan kelembagaan.

Sebelum dilakukan penandatanganan, pembahasan dan kajian teknis bersama tim koordinasi kerjasama daerah Kota Gorontalo, sudah dilakukan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Yang didalamnya antara lain memuat, setiap pemerintah daerah memiliki kewenangan, untuk bekerjasama dengan pihak lain termasuk diantaranya badan hukum publik dan perguruan tinggi,” jelas Marten.

Tidak hanya itu, kerja sama ini dilakukan dalam semangat saling menguntungkan, dengan cara yang efektif dan efisien serta bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk pelatihan, pengkajian, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kelembagaan dalam peningkatan SDM di Kota Gorontalo.

Dia meminta, kerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo ini maka pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Gorontalo menjadi lebih baik lagi.

“Kami berharap, ini dapat diimplementasikan, karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak khususnya masyarakat di Kota Gorontalo,” ungkap Marten. (Rinto/Adv)