Pemkot Gorontalo Kerahkan Alat Berat Percepat Tangani Sampah dan Lumpur Akibat Banjir

Pemkot Gorontalo Kerahkan Alat Berat Percepat Tangani Sampah dan Lumpur Akibat Banjir

16/06/2020 22:48 0 By Jeffry
Walikota Gorontalo Marten Taha

Walikota Gorontalo Marten Taha saat melakukan peninjauan sekaligus kerja bakti di salah satu lokasi yang terdampak akibat banjir. (F. Humas)

Hulondalo.id – Walikota Gorontalo Marten Taha terus berupaya mempercepat penanganan penumpukan lumpur dan sampah di pemukiman yang terdampak akibat banjir bandang beberapa hari lalu.

Upaya cepat itu dilakukan agar kondisi di beberapa kelurahan yang terdampak segera pulih lebih cepat dan kembali normal.

“Prosesnya kita percepat, hari ini kita kerahkan alat berat untuk mengangkut sisa lumpur dan sampah yang ada,” kata Marten saat memimpin kerja bakti bersama TNI/Polri dan masyarakat di Kelurahan Bugis Kecamatan Dumbo Raya Kota Gorontalo, Selasa (16/6/2020).

Dirinya juga menargetkan upaya penanganan  sampah itu dapat terselesaikan dalam 2-3 hari kedepan.

“Kita targetkan ini sudah selesai dalam 2-3 hari kedepan. Paling cepat hari Kamis sudah selesai, karena di salah satu lokasi banjir itu menjadi pasar harian dan ini tentunya kita kebut,” ujar Marten.

Dalam penanganan sampah akibat banjir itu, Marten juga menyebut mendapat bantuan tenaga tidak hanya dari Pemerintah Provinsi,  TNI/Polri, bantuan tenaga juga didapatkan dari pemerintah Kabupaten Gorontalo berupa mobil pengangkut sampah.

“Adanya bantuan tenaga dari seluruh pihak ini, Alhamdulillah sebagian besar di wilayah pemukiman warga untuk masalah lumpur dan sampah sudah dapat tertangani,” jelasnya.

Selain menggelar kerja bakti, pihak Pemkot Gorontalo juga menyiapkan posko pelayanan kesehatan yang disediakan di beberapa titik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang kesehatannya terganggu pasca bencana banjir.

“Biasanya pasca bencana banjir seperti ini rentan dengan penyakit kulit, ispa dan batuk. Nah, kita siapkan posko dan tenaga medis yang secara mobile melayani masyarakat yang sakit,” ungkapnya.

Dirinya juga mengakui mulai melakukan beberapa upaya penanganan baik yang bersifat sementara, menengah hingga jangka panjang dalam memulihkan infrastruktur dan rumah warga yang terdampak banjir.

“Jangka menengahnya kita data rumah yang mengalami kerusakan, untuk diusulkan kedalam program BSPS atau mahyani, itu leading sektornya dinas PUPR, tentunya tetap memperhatikan skala prioritas program tersebut,” jelas marten.

Sementara jangka panjangnya, lanjut marten yaitu melakukan perbaikan tanggul yang ada di sepanjang muara sungai bone, yaitu melintasi kelurahan Padebuolo, Botu, Bugis dan Talumolo.

“Kemarin PUPR sudah turun melakukan pendataan, hasilnya kita usulkan ke Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo, dengan harapan dapat segera ditangani,” pungkasnya.(Jeff/Adv)