Pemprov Gorontalo Adakan Sensus Barang Milik Daerah

Pemprov Gorontalo Adakan Sensus Barang Milik Daerah

30/06/2021 18:26 0 By Maman

Sensus Barang Milik Daerah Gubernur Rusli

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menyampaikan sambutan dalam pencanangan Sensus Barang Milik Daerah. (foto:hms)

Hulondalo.id – Sensus Barang Milik Daerah (BMD) dicanangkan Pemprov Gorontalo, Senin (28/6/2021), di Aula Rujab Gubernur.

Pencanangan ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama antara, Sekda Provinsi Gorontalo dengan Kepala Badan Keuangan, Kadis Dikbudpora, Kepala Biro Umum Setda, serta penyerahan rompi kepada petugas sensus BMD.

Sensus BMD dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan dan pengendalian terhadap barang milik daerah melalui Badan Keuangan. Sensus ini diikuti seluruh OPD dilingkungan Pemprov Gorontalo.

Sensus BMD juga dilaksanakan, karena banyak aset Pemprov yang masih tercecer, tidak terdaftar, dan tidak bertuan, termasuk aset yang telah rusak. Beberapa aset milik Pemprov Gorontalo juga ada di luar daerah seperti, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Kami akan dibantu pengurus barang OPD masing–masing, kalau di Jakarta ada Badan Penghubung, disana juga ada penanggungjawab barang milik daerah, mereka masuk di tim, nantinya tim itu disahkan oleh kepala daerah,” jelas Kepala Badan keuangan Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim.

Untuk aset yang tidak bersertifikat seperti tanah dan bangunan sekolah, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menyarankan untuk dikoordinasikan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), agar dibuatkan keterangan dari bupati atau walikota setempat.

“Berulang kali saya katakan, contohnya dibelakang Gelael, sampai sekarang Pak Sekda tolong perjanjian kerja sama dengan PPh Pohuwato dituntaskan,” ungkap Gubernur saat memberikan sambutan.

Gubernur berharap, setelah dicanangkan sensus ini, persiapannya harus segera dimulai dan diselesaikan dengan tepat waktu, mengingat aset milik daerah yang tidak sedikit serta beberapa di antaranya berada di luar Gorontalo.

“Mulai hari ini persiapannya apa, besok sudah mulai action semua OPD terutama untuk sekolah. Kenderaan juga ada yang sudah rusak diserahkan kepada kita agar itu segera digunakan,” ungkap Gubernur Rusli.

Sementara itu, sesuai rencana, sensus BMD akan dilaksanakan mulai bulan Juli sampai dengan September 2021.

Berdasarkan catatan administrasi dibidang aset, nilai tetap per 31 Desember 2020 sebesar Rp3,77 triliun dengan rincian aset tanah sebesar Rp384 miliar, peralatan dan mesin Rp643 miliar, gedung dan bangunan Rp925 miliar.

Adapula jalan, irigasi dan jaringan dengan nilai Rp1,677 triliun, aset tetap lainnya Rp67 juta serta konstruksi dalam pengerjaan sebesar Rp18 juta. (Adv/Man)