Pemprov Gorontalo Luncurkan CSIRT, Tangani Insiden Keamanan Informasi

Pemprov Gorontalo Luncurkan CSIRT, Tangani Insiden Keamanan Informasi

11/08/2020 14:39 0 By Alex

Suasana peluncuran oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam rangka menjaga keamanan informasi publik.

Hulondalo.id – Kejahatan siber selalu mengintai keamanan informasi penyelenggaraan layanan publik pemerintah melalui e-government. Padahal kapasitas dan kompetensi setiap provinsi memiliki kemampuan yang berbeda.

Menghadapi masalah ini perlu sinergitas setiap instansi teknis di daerah dan pusat khususnya Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) harus mampu melakukan penanganan dan mitigasi insiden keamanan informasi.

Pada Agustus 2019, BSSN telah memberi dukungan pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) dengan memberikan asistensi pembentukannya kepada Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo. Gorontalo pun menjadi salah satu dari 15 kementerian dan lembaga sebagai pilot project pembentukan CSIRT tahun ini.

“Tahun lalu kami mengikuti kegiatan Cyber Security Drill dan workshop manajemen penanganan insiden siber,” kata Kepala Diskominfotik Provinsi Gorontalo, Wahyu Katili pada peluncuran CSIRT, Selasa (11/8/2020).

Peluncuran CSIRT ini memiliki tujuan untuk mengukuhkan Gorontaloprov-CSIRT sebagai sebuah tim resmi Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menangani insiden keamanan informasi.

CSIRT juga bertujuan untuk mengkoordinasikan penanganan dan penanggulangan insiden keamanan informasi di Gorontalo kepada  Badan Siber Dan Sandi Negara.

“Kegiatan ini dapat mewujudkan sinergitas dan kolaborasi setiap instansi terkait di pusat dan daerah dalam penanganan dan penanggulangan insiden keamanan informasi,” ujar Wahyu Katili.

Dalam peluncuran CSIRT ini dihadiri 60 orang yang berasal dari instansi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unit Kominfo dan persandian kabupaten dan kota, Organisasi Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Peluncuran CSIRT ini dilakukan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo, Iswanta dan dihadiri oleh Deputi Bidang Penanggulangan Dan Pemulihan Badan Siber Dan Sandi Negara (BSSN).(adv/alex)