Pemprov Gorontalo Segera Sikapi Terbakarnya Lahan Tebu PT PG

Pemprov Gorontalo Segera Sikapi Terbakarnya Lahan Tebu PT PG

19/02/2020 23:54 0 By Alex

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menerima kedatangan Deputi Manager PT PG Gorontalo Suryanto, Rabu (19/2/2020).

Hulondalo.id – Dalam waktu dekat ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan mengambil sikap terkait peristiwa kebakaran di lahan tebu milik PT Pabrik Gula (PG) Gorontalo.

Hal itu terungkap saat pertemuan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama perwakilan PT PG Gorontalo, Rabu (19/2/2020).

Asisten Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo Sutan Rusdi menyampaikan, pihaknya akan segera mengambil langkah konkrit terkait kebakaran di lahan tebu milik PT PG Gorontalo yang diduga sengaja dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Masalah kebakaran lahan tebu ini akan dibahas pada pertemuan bersama Forkopimda, termasuk pula dampaknya bersama TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah),” ujar Sutan.

Terpisah, Deputi Manager PT PG Gorontalo Suryanto mengatakan, akibat kebakaran lahan tebu tersebut pihaknya hanya memiliki stok gula sekitar 1.000 Ton. Padahal, untuk Gorontalo saja membutuhkan sekitar 1.500 Ton gula dalam sebulan.

“Itu belum termasuk permintaan dari provinsi lain, seperti Sulawesi Utara dan Sulawesi Barat,” ungkap Suryanto.

Akibatnya, pihaknya harus mencari stok baru gula sebanyak 50 Ribu Ton untuk menutupi kerugian kebakaran lahan tebu seluas 560 Hektar.

Tak main-main, kerugian PT PT Gorontalo akibat terbakarnya lahan tebu itu mencapai Rp 40 Miliar. Itu belum termasuk yang diderita masyarakat yang menjadi buruh di lahan tersebut.

Suryanto mengaku, warga yang menggantungkan hidupnya di lahan PT PG mencapai 2.500 sampai 4.000 orang dengan total upah berkisar Rp 3,5 Miliar bersama truk sebesar Rp 1,6 Miliar.

“Jadi sudah ada Rp 5 Miliar lebih kehilangan. Lahan yang siap sekarang hanya ada beberapa hektar saja. Itu butuh waktu sekitar 1 tahun (untuk menutupi defisit stok gula),” sambung Suryanto.(adv/alex)