Pencairan Klaim Sering Terhambat, Ini Solusi BPJS Kesehatan untuk Rumah Sakit

14/06/2019 19:39 0 By Alex

Ilustrasi BPJS Kesehatan.(istimewa)

Hulondalo.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Gorontalo menawarkan satu solusi agar pembayaran klaim untuk rumah sakit tidak lagi terhambat, seperti yang terjadi di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) yang tertunda membayar uang jasa medis untuk perawat dan dokter, belum lama ini.

Solusi ini ditawarkan mengingat kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang tidak seimbang. Bahkan, BPJS Kesehatan pun belum memiliki anggaran yang cukup untuk pencairan klaim pelayanan rumah sakit untuk beberapa waktu kedepan. Harapannya, agar klaim rumah sakit bisa berjalan tanpa ada kendala.

“Kami menawarkan solusi kepada pihak rumah sakit, yakni dengan melakukan kerjasama dengan perbankan melalui SCF (Supply Change Financing),” ujar Kepala Bidang Penjamin Manfaat Rujukan, BPJS Kesehatan cabang Gorontalo, Athur Alfoso kepada Hulondalo.id, Jumat (14/6/2019).

Menurut Athur, meski pinjaman via perbankan ini akan dikenakan bunga bank, akan tetapi dapat tertutupi dengan denda keterlambatan klaim yang akan dibayarkan oleh BPJS Kesehatan pada saat pencairan nanti.

Sebelum itu, pihaknya sejatinya sudah lama mewanti-wanti kepada seluruh rumah sakit yang bekerjasama BPJS Kesehatan agar lakukan kerjasama perbankan. Olehnya, ketika terjadi kendala pendanaan, kebutuhan rumah sakit bisa langsung tertutupi dengan anggaran yang diperoleh melalui kerjasama perbankan tersebut.

“Kondisi ini diakibatkan oleh defisit anggaran BPJS Kesehatan yang terjadi sejak beberapa tahun kemarin,” kata Athur.

“Mengenai kepastian pencairan, kami akan menggunakan sistem First In First Out (FIFO) dengan jatuh tempo 15 hari kalender sejak berita acara kelengkapan berkas klaim diterima dari rumah sakit,” sambung dia.(John)