Penelitian Stigma Masyarakat terhadap Penderita TBC

Penelitian Stigma Masyarakat terhadap Penderita TBC

07/06/2021 21:41 0 By Syakir

Hulondalo.id – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melakukan penelitian terhadap persepsi dan stigma masyarakat, keluarga dan petugas kesehatan terhadap pengobatan TBC di Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo.

Menurut penulis, Arman Saidi ada beberapa indikator yang diteliti tentang penyakit TBC ini, diantaranya mulai dari faktor persepsi keluarga pasien TBC, persepsi masyarakat tentang pengobatan TBC, persepsi petugas kesehatan tentang pengobatan TBC.

Tak sampai disitu, kata Arman Saidi, faktor stigma pun kita teliti mulai dari stigma keluarga terhadap pengobatan TBC, stigma masyarakat terhadap pengobatan TBC, dan stigma petugas kesehatan terhadap pengobatan TBC.

“Tujuan ini adalah dalam mengetahui persepsi dan stigma keluarga, masyarakatdan petugas kesehatan terhadap pengobatan TBC. Metode ini, berdasarkan tujuan yang akan dicapai, penelitian ini adalah penelitian cross sectional yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan Rapid Assessment Procedures (RAP),” ujarnya.

Hasilnya kata Arman, sebagian besar keluarga, masyarakat dan tenaga kesehatan memiliki persepsi yang benar tentang pengobatan TBC. Mereka memberikan dukungan, mendampingi hingga merawat penderita TBC.

Disisi lain, penelitian itu juga mengungkap perilaku negatif sebagian masyarakat menyikapi penyakit TBC. Mulai dari melabeli penderitanya dengan sebutan “Terengi”.

Ada juga sebagian masyarakat yang menganggap remeh penyakit TBC dan merasa itu hanya batuk biasa, dan tidak perlu perawatan layaknya untuk penderita TBC. (Inkri/Adv)

Hasil Penelitian dapa diunduh disini: PERSEPSI DAN STIGMA MASYARAKAT, KELUARGA DAN PETUGAS KESEHATAN TERHADAP PENGOBATAN TBC DI PUSKESMAS LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO