Pengarustamaan Gender, Walikota: Kembangkan Seni Tradisional, Peran Perempuan Dibutuhkan

Pengarustamaan Gender, Walikota: Kembangkan Seni Tradisional, Peran Perempuan Dibutuhkan

26/10/2021 13:57 0 By Maman

Workshop PUG Walikota Marten

Walikota Gorontalo, Marten Taha saat membuka Workshop Pengarusutamaan Gender di Makassar. (foto:hms)

Hulondalo.id – Pemkot Gorontalo berupaya memenuhi tujuh prasyarat Pengarusutamaan Gender (PUG). Tujuh prasyarat tersebut adalah, komitmen, kebijakan dan program, kelembagaan sumber daya manusia, data terpilah, alat analisis dan partisipasi masyarakat.

Dalam Workshop Pengarusutamaan Gender, di Makassar, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha berharap, peran perempuan dalam pengembangan seni tradisional lebih besar lagi dibanding sekarang.

“Mengingat, di Kota Gorontalo begitu banyak seni tradisional yang bisa dikembangkan, sehingga, bisa menaikkan perekonomian,” kata Marten, Selasa (26/10/2021).

Wali Kota dua periode ini juga menjelaskan, seni tradisional yang bisa dikembangkan adalah, sulaman karawo, bada’a atau bedak objek kemajuan daerah dari orang tua dulu. Ini dua contoh seni tradisional yang perlu dikembangkan di Kota Gorontalo

Pada dasarnya diharapkan Marten, peran perempuan sangat penting di Kota Gorontalo. Semoga kata dia, hasil dari workshop ini mampu melahirkan ide dan gagasan kedepan, serta mengembangkan seni tradisional tersebut.

“Saya juga mengapresiasi workshop ini yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, dan harus diimplementasikan dimanapun kita berada,” tandasnya. (Inkri)