Pengelolaan Dana Desa di Molantadu, Diduga Langgar Permendes 13 Tahun 2020

Pengelolaan Dana Desa di Molantadu, Diduga Langgar Permendes 13 Tahun 2020

25/03/2021 00:13 0 By Maman

Matran Lasunte

Anggota DPRD Gorontalo Utara, Matran Lasunte.

Hulondalo.id – Pengelolaan Dana Desa di Desa Molantadu Kecamatan Tomilito, diduga melanggar Permendes Nomor 13 Tahun 2020. Dugaan tersebut telah diadukan ke DPRD Gorontalo Utara.

Anggota Komisi I DPRD Gorontalo Utara, Matran Lasunte mengatakan, OPD terkait bersama Inspektorat Daerah (ITDA), akan menelusuri laporan tersebut. Begitu juga ITDA kata Matran, akan melaksanakan fungsinya, evaluasi.

“Komisi I juga akan turun lapangan, rapat internal dan mengeluarkan rekomendasi, kami memberikan kesempatan ke pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah penyelesaian persoalan,” kata Matran usai rapat dengan OPD terkait dan pemerintahan Desa Molantadu, Senin (23/3/2021).

Dalam aduan tersebut, teridentifikasi ada dua hal. Pertama kata Matran, terkait jalannya roda pemerintahan desa, dan anggaran. Dugaan pembangunan yang bermasalah menurut Kepala Desa dan BPD, sudah melalui musyawarah desa dan disepakati bersama.

“Ada dugaan pelanggaran sesuai Permendes 13, yang tidak berpedoman pada regulasi tersebut,” ujarnya.

Matran berharap, setelah ini tidak akan muncul lagi persoalan yang sama.

Sementara itu, Kepala Desa Molantadu, Masrin Liputo menjelaskan, persoalan yang diadukan ke DPRD Gorontalo Utara, sudah sesuai mekanisme yang ada.

“Tuntutan mereka itu, yang tahun 2021, nilainya sekitar Rp 700 juta lebih, dan disebut tidak sesuai dengan aturan yang ada,” urai Masrin.

Dugaan bahwa ini tak sesuai Permendes, Masrin mengatakan, perencanaan pembangunan lebih awal disusun sebelum Permen terbit. Bahkan ketika Permendes ini tersebit, pemerintah desa sudah menetapkannya dalam RKPDes.

“Jadi pelanggarannya dimana, sementara permennya belum ada,” ujar Masrin. (Prin/Adv)