Penilaian PPD Tahap III, Gorontalo Bersaing dengan 9 Provinsi

Penilaian PPD Tahap III, Gorontalo Bersaing dengan 9 Provinsi

29/03/2021 23:54 0 By Alex

Penilaian PPD

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim memberikan sambutan pengantar pada penilaian PPD tahun 2021 yang berlangsung secara virtual, Senin (29/3/2021).(F. Haris)

Hulondalo.id – Provinsi Gorontalo berhasil menembus 10 besar pada penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Atas keberhasilan itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo berhak mengikuti penilaian tahap ketiga verifikasi tingkat provinsi PPD tahun 2021 secara virtual, Senin (29/3/2021).

Sebelumnya, PPD 2021 merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada provinsi dan kabupaten/kota atas prestasi di bidang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Aspek dan indikator penilaian PPD meliputi pencapaian pembangunan, proses penyusunan dokumen RKPD, serta inovasi.

Pada penilaian PPD ini terbagi menjadi 3 tahap, yaitu penilaian dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan inovasi, presentasi dan wawancara, serta verifikasi.

Provinsi Gorontalo akan bersaing dengan 9 provinsi lainnya, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

“PPD ini diharapkan dapat memacu pemerintah daerah untuk menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih konsisten, komprehensif dan terukur dalam mewujudkan cita-cita pembangunan daerah dan nasional,” ujar Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.

Keberhasilan Provinsi Gorontalo masuk dalam 10 besar penilaian PPD tahun 2021, kata Idris, merupakan pencapaian yang sangat menggembirakan.

Dia pun mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan pembangunan di Gorontalo karena meskipun berada di tengah pandemi Covid-19 tetap berupaya memaksimalkan waktu, tenaga dan pikiran, sehingga bisa berada pada tahap III penilaian PPD.

“Harapan kami semoga penghargaan ini bisa memberikan motivasi untuk terus menghasilkan program pembangunan yang lebih inovatif dan pro rakyat, serta pembangunan yang lebih berkualitas,” tandasnya.(adv/alex)