Penyerangan Polsek Popayato Barat Naik Tahap Penyidikan

Penyerangan Polsek Popayato Barat Naik Tahap Penyidikan

25/09/2020 21:51 0 By Syakir

Polda Gorontalo

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono.

Hulondalo.id – Kasus dugaan penyerangan Polsek Popayato Barat oleh sejumlah orang, kini sudah masuk proses penyidikan di Direskrimum Polda Gorontalo. Hal itu seperti disampaikan Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono.

“Dalam proses penyelidikan (penyerangan Mapolsek Popayato Barat) ada 9 orang yang telah dimintai keterangan, dan tadi pagi sudah digelarkan untuk ditingkatkan statusnya ke penyidikan. Selanjutnya minggu depan akan dimulai pemanggilan para saksi,” ungkap Wahyu, Jumat (25/9/2020).

Kasus penyerangan Mapolsek Popayato Barat pada 25 Agustus 2020 itu, diduga dipicu penangkapan 9 drum solar bersubsid, yang diangkut dari Kabupaten Parigi Moutong menuju Marisa Pohuwato. Karena tidak bisa menunjukkan dokumen lengkap, kendaraan beserta sopirnya pun diamankan. (cek infografis)

“Ada sekolompok masyarakat yang menyampaikan aksi protes atas tindakan Polsek Popayato Barat yang telah menahan Dumb Truck, yang memuat 9 ton BBM solar bersubsidi asal Moutong ke Marisa. Saat diperiksa, tidak bisa menunjukan dokumen, sehingganya diamankan oleh anggota,” jelas Wahyu seperti dilansir dari Read.id.

Kasus inipun sempat masuk dalam materi tuntutan massa Gerakan Pemuda dan Rakyat Peduli Gorontalo, yang menggelar aksi di depan Mapolda Gorontalo, Kamis (24/9/2020). Dalam orasinya, mareka mentuntut penutupan tambang ilegal, pengusutan mafia tambang, hingga usut tuntas pelaku pemukulan Kapolsek Popayato Barat. (zhk)

(infografis: Fakta penyerangan Polsek Popayato Barat )