Perayaan Ketupat Tahun 2021, Ini Instruksi Walikota untuk Camat & Lurah

Perayaan Ketupat Tahun 2021, Ini Instruksi Walikota untuk Camat & Lurah

17/05/2021 20:55 0 By Maman

Rakor Forkopimda se Indonesia Walikota Marten

Walikota Gorontalo, Marten Taha, Wawali Gorontalo, Ryan F. Kono bersama Forkopimda Kota Gorontalo mengikuti Rakor Kepala Daerah dan Forkopimda se Indonesia. (foto:hms)

Hulondalo.id – Perayaan Lebaran Ketupat di Kota Gorontalo dilarang. Walikota Gorontalo, Marten Taha meminta, Camat dan Lurah se Kota Gorontalo, untuk melakukan pengawasan diwilayahnya masing-masing.

Larangan ini juga, telah disampaikan Walikota, usai mengikuti Rapat Forkopimda Provinsi Gorontalo beberapa waktu lalu, terkait pengambilan sejumlah kebijakan dalam memutus rantai penularan Covid-19.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten/Kota, sepakat meniadakan sejumlah kegiatan termasuk perayaan lebaran ketupat.

Menghindari terjadinya kerumunan saat perayaan lebaran ketupat, Walikota meminta Camat dan Lurah melakukan pemantaun dan pengawasan secara ketat, di wilayahnya masing-masing.

“Biasanya jelang lebaran ketupat, warga membuat panggung hiburan untuk perayaan, nah, tempat seperti itu akan mengundang kerumunan, saya minta tolong, ini dipantau dan diawasi” kata Walikota dihadapan para Camat, Senin (17/5/2021).

Orang nomor satu di Kota Gorontalo ini juga mewanti-wanti ASN Kota Gorontalo, tidak ikut merayakan lebaran ketupat secara semarak. Larangan ini kata Walikota, bukan untuk menghilangkan tradisi lebaran ketupat, namun lebih pada perayaannya.

“Untuk tradisinya, silahkan dilakukan bersama keluarga inti saja,” ujar Walikota.

Pengaturan aktivitas masyarakat kata dia, harus dilakukan pemerintah, guna mewaspadai terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran. Munculnya kasus baru hingga varian baru Covid-19, menjadi perhatian Presiden RI, Joko Widodo.

Ini sebagaimana disampaikan Presiden dalam Rakr bersama kepala daerah dan Forkopimda se Indonesia secara virtual, Senin (17/5/2021). Jokowi meminta Gubernur, Bupati dan Walikota, konsen menangani Covid-19.

“Lebaran ketupat tinggal beberapa hari lagi, saya minta lakukan pemantaun secara rutin dilapangan, berikan pemahaman pentingnya kesadaran bersama mencegah penularan virus ini,” kata Walikota.

Dua hal yang menjadi perhatian bersama guna mencegah terjadinya lonjakan Covid-19, Walikota meminta Camat dan Lurah, mencegah munculnya klaster baru Covid-19.

“Bapak presiden juga meminta semua daerah, untuk terus berhati-hati dan memantau setiap perkembangan Covid-19 di daerahnya,” ujar Marten. (Inkri/Adv)