Pergerakan Tanah Berpotensi di 15 Kecamatan di Tulungagung, BPBD Lakukan Sosialisasi

Pergerakan Tanah Berpotensi di 15 Kecamatan di Tulungagung, BPBD Lakukan Sosialisasi

30/10/2020 13:44 0 By Maman

Surat Kemen ESDM

Surat dari Kementerian ESDM Badan Geologi. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – 15 Kecamatan di Kabupaten Tulungagung berpotensi terjadi gerakan tanah atau tanah longsor. Prediksi itu, terdapat dalam peta prediksi gerakan tanah, yang diterbitkan Kementerian ESDM RI, melalui Badan Geologi periode bulan November 2020.

Dalam peta itu, memuat informasi umum wilayah kecamatan seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia, yang berpotensi menimbulkan gerakan tanah. Informasi ini juga disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay), antara peta zona kerentanan gerakan tanah, dengan peta perkuraan curah hujan bulanan dari BMKG.

Kepala BPBD Tulungagung, Soeroto mengatakan, prediksi gerakan tanah atau tanah longsor itu dilakukan tiap tahun bagi semua Kabupaten/Kota. Antisipasi kata dia, dilakukan melalui upaya mitigasi dengan membangun kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Insya Allah, sudah kita sosialisasikan baik kepada warga maupun relawan untuk menghadapi musim hujan ini, dengan meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi menghadapi antisipasi bencana banjir longsor,” Kata Soeroto saat dikonfirmasi melalui whatsapp, Jum’at (30/10/2020).

“Termasuk kesiapan personil dan Sarprasnya, Insya Allah sudah siap,” tambahnya.

Adapun 15 Kecamatan yang berpotensi mengalami gerakan tanah antara lain Kecamatan Bandung, Besuki, Boyolangu, Campurdarat, Gondang, Kalidawir, Karangrejo, Kauman, Ngunut, Pagerwojo, Pucanglaban, Rejotangan, Sendang, Sumbergempol, Tanggunggunung.

Dari 15 kecamatan yang berstatus menengah-tinggi, hanya Kecamatan Ngunut yang berstatus menengah. (Sururi)