Peringati HLUN, Berapa Lansia Gorontalo yang Diintervensi Program Pemerintah?

Peringati HLUN, Berapa Lansia Gorontalo yang Diintervensi Program Pemerintah?

10/07/2019 20:31 0 By Alex

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat bertatap muka dengan Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita saat puncak peringatan HLUN di Bandung, Rabu (10/7/2019).

Hulondalo.id – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menghadiri puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang dipusatkan di Bandung, Rabu (10/7/2019). Khusus di Provinsi Gorontalo, rencananya akan digelar pada 19 Juli 2019 mendatang.

Bicara soal program untuk lanjut usia (lansia) di Gorontalo, Gubernur Rusli Habibie menyebut sudah banyak yang tersentuh program pemerintah. Saat ini, jumlah lansia yang berada di Gorontalo mencapai 86.976 jiwa. Selain diintervensi melalui program pemerintah pusat, para lansia khususnya yang kurang produktif dibantu dengan beberapa program di antaranya Bantuan Untuk Lansia (Bantu LU) bagi 344 lansia, Familiy Support 114 lansia, home care 256 lansia.

Ada pula program day care bagi 57 lansia, pemakaman bagi lansia terlantar, bantuan kebutuhan dasar LKS Lansia serta Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebanyak 150 lansia.

“Kita juga memberikan subsidi ikan gratis bagi lansia. Tahun depan, kita bikin program Kartu Sembako bersubsidi, salah satu prioritasnya bagi lansia dan pemegang kartu PKH. Itu mendapatkan apresiasi dari pak Menteri dan beliau akan mengalokasikan lebih banyak lagi program untuk Provinsi Gorontalo,” bilang Gubernur Rusli Habibie.

Sebelumnya, Gubernur Rusli Habibie menghadiri puncak peringatan HLUN, duduk tepat di samping Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo juga hadir di antara barisan tamu bupati dan walikota se-Indonesia.

Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam arahannya meminta agar para lansia untuk diintervensi dengan program pemerintah, yakni dengan mencegah dan menanggulangi resiko kemiskinan di kalangan lansia. Hal itu agar ke depan lansia menjadi aset sumber daya manusia yang tetap sehat, produktif, mandiri, sejahtera dan bermartabat.(usman)