Perjelas SK Mendagri Berlaku Surut, Plt Bupati Boalemo Temui Pemprov Gorontalo

Perjelas SK Mendagri Berlaku Surut, Plt Bupati Boalemo Temui Pemprov Gorontalo

24/11/2020 23:22 0 By Editor

Pertemuan Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf bersama Sekda Provinsi Gorontalo serangkaian koordinasi soal SK Mendagri yang berlaku surut.(f.humas)

Hulondalo.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Boalemo, Ir. Anas Jusuf MSi menempuh koordinasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, Selasa (24/11/2020).

Konsultasi dimaksud serangkaian konsekuensi atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawab dalam urusan pemerintahan Kabupaten Boalemo pasca terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pemberhentian Sementara Bupati Boalemo tertanggal 3 November 2020 lalu.

Menyusul dalam SK itu menegaskan bahwa keputusan Mendagri mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan berlaku surut terhitung sejak 7 September 2020.

Dari agenda koordinasi itu, Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf didampingi Kepala BKD-Diklat Alimudin dan Kabag Hukum Andre Tumewu diterima langsung Sekda Provinsi Gorontalo, Darda Daraba bersama Kepala Biro Hukum, Ridwan Hemeto.

Pada kesempatan itu pun, Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf menyampaikan bahwa tujuan koordinasi dilakukan untuk memperjelas konsekuensi pelaksanaan tugas dan taunggungjawab pemerintahan di Kabupaten Boalemo dan soal SK Mendagri yang berlaku surut sejak 7 September 2020.

“Karena itu, kami datang mengadakan koordinasi guna mempertanyakan kebijakan administrasi yang sudah dilakukan oleh Bapak Bupati Boalemo setelah tanggal 7 September 2020. Terutama menyangkut administasi keuangan maupun urusan pemerintahan,” tutur Anas Jusuf.

Pasalnya lanjut Anas menerangkan, pasca tanggal 7 September 2020 itu oleh Pemkab Boalemo telah melaksanakan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 yang ditandatangani Bupati Boalemo Darwis Moridu saat itu.

Rombongan Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf bersama Sekda Provinsi Gorontalo Darda Daraba.(f.humas)

Demikian halnya menyangkut administrasi. Di mana, Bupati Boalemo telah melaksanakan penandatangan SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun pengangkatan 2019. Disusul penerbitan SK pengangkatan Sekda Boalemo bersamaan status pejabat eselon II, III dan IV yang di lantik setelah tanggal 7 September 2020.

“Kami berharap Pemprov GOrontalo bisa memberikan solusi terkait kebijakan Bupati Boalemo menyangkut administrasi keuangan dan pemerintahan dalam penegasan SK Mendagri yang berlaku surut terhitung 7 September 2020,” pinta Anas Jusuf.(nrt/adv)