Perkuat Kapasitas Pendamping Transmigrasi, Idris: Tugas Mereka Berat

Perkuat Kapasitas Pendamping Transmigrasi, Idris: Tugas Mereka Berat

10/03/2020 13:47 0 By Alex

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menyematkan tanda peserta peningkatan kapasitas tenaga pendamping kawasan transmigrasi di Hotel Damhil, Kota Gorontalo, Senin (9/3/2020). (F. Haris/Humas)

Hulondalo.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas bagi Tenaga Pendamping Kawasan Transmigrasi yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Senin (9/3/2020).

Dikatakan Wakil Gubernur Idris Rahim, bahwa tugas dari tenaga pendamping ini diakui berat. Olehnya, melalui kegiatan peningkatan kapasitas bagi tenaga pendamping ini agar seluruh program transmigrasi bisa terlaksana dengan baik secara berdaya guna dan berhasil guna.

Transmigrasi, lanjut Idris, merupakan program pemerintah dalam rangka pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Guna suksesnya program tersebut, pembangunan kawasan transmigrasi harus dilakukan secara komprehensif dan bersinergi dengan seluruh pihak terkait.

“Membangun kawasan transmigrasi tidak boleh parsial. Tenaga pendamping harus bersinergi dengan pemerintah desa dan pihak-pihak lain seperti penyuluh pertanian. Intinya, tenaga pendamping harus bekerja keras, bekerja cerdas, ikhlas dan tuntas,” pinta dia.

Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT, M Nurdin pun memotivasi para tenaga pendamping transmigrasi untuk bekerja ikhlas dan bersemangat dalam melaksanakan tugasnya.

Tenaga pendamping, lanjut Nurdin, bertugas memberikan pembinaan dan pendampingan pada kawasan transmigrasi yang difokuskan pada pengembangan ekonomi dengan komoditi unggulan, serta penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia.

“Penekanan kita tetap pada pengembangan ekonomi. Yang terpenting itu ada produk unggulannya sesuai dengan potensi kawasan. Untuk itu saya minta teman-teman bekerja dengan semangat dan harus ikhlas. Jika terjadi masalah di lapangan, selesaikan secara baik dengan pemerintah desa maupun dinas terkait lainnya,” jelas Nurdin.

Kegiatan peningkatan kapasitas tenaga pendamping kawasan transmigrasi akan berlangsung selama 5 hari kedepan. Peningkatan kapasitas dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan penyampaian materi oleh para narasumber dari Kemendes PDTT, Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, serta Dinas PMD, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo.(adv/alex)