Permintaan Naik, Pertamina Jamin Stok BBM-Elpiji Aman hingga Lebaran

07/05/2019 23:02 0 By Alex
Pertamina BBM Elpiji

Unit Manager Communication and CSR MOR VII, PT Pertamina (Persero), Hatim Ilwan saat tatap muka dengan sejumlah wartawan di Gorontalo, Selasa (7/5/2019).

Hulondalo.id – Sebagai langkah antisipasi meningkatnya permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji, PT Pertamina (Persero) menambah stok selama bulan Ramadhan hingga lebaran Idul Fitri nanti di Gorontalo.

“Ini kami lakukan semata untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan BBM dan elpiji di Gorontalo,” ujar Unit Manager Communication and CSR MOR VII, PT Pertamina (Persero), Hatim Ilwan kepada sejumlah wartawan saat buka puasa bersama di Domestique, Selasa (7/5/2019).

Sebelumnya, Pertamina memperkirakan peningkatan konsumsi untuk BBM Bersubsidi (PSO) jenis Premium di Provinsi Gorontalo sebesar 2% dari rerata harian normal, yakni dari sebesar 191.000 Liter menjadi sebesar 195.000 liter per hari.

Sedangkan untuk konsumsi solar diprediksi cenderung menurun kisaran 3,6% dari rerata konsumsi harian normal, yakni dari sebesar 91.000 Liter turun menjadi 88.000 Liter per hari.

Selain itu, beberapa peningkatan juga terjadi pada BBM berkualitas (Non PSO). Pertamax Turbo diprediksi meningkat sebesar 5,8% dari rerata harian normal, yakni dari sebesar 600 Liter per hari menjadi sebesar 650 Liter per hari.

Pertamax juga tercatat meningkat 3,7% dari rerata harian normal, yakni dari sebesar 7.700 Liter menjadi 8.000 Liter per hari. Sedangkan untuk Pertalite, peningkatan diprediksi sebesar 2,9 persen dari rerata harian normal, yaitu dari sebesar 194.000 Liter hingga menjadi 200.000 Liter per hari.

Sementara untuk elpiji, Pertamina juga memprediksi peningkatan elpiji bersubsidi (PSO) sebesar 2,2% atau sebanyak 93 Metrik Ton (MT) yang setara 31.000 tabung per hari dari konsumsi harian normal menjadi sebesar 91 MT atau setara 30.333 tabung per hari.

“Selain itu khusus untuk elpiji Non PSO, Pertamina juga telah menambah stok harian sebesar 15%, yaitu dari 7 MT menjadi sebesar 8 MT,” kata Hatim.

Pihaknya juga sudah mempersiapkan pola Regular Alternative on Emergency (RAE) jika terjadi kendala distibusi BBM/elpiji di supply point tertentu.

“Hal ini kami antisiasi semata agar masyarakat Gorontalo dapat melaksanakan ibadah puasa dengan lancar dan khidmat,” sambung dia.

Dan sebagai upaya pelayanan BBM dan elpiji yang terbaik, partisipasi aktif dari masyarakat sangat diharapkan. Apabila terdapat saran dan masukkan terkait distribusi BBM dan elpiji, PT Pertamina (Persero) berharap masyarakat dapat memberikan informasi melalui Call Center Pertamina di nomor 135 atau Contact Center Pertamina di 1 500 000.(Rinto)