Pertalite Seharga Premium di Gorontalo Hanya Bisa Diperoleh di SPBU-SPBU Ini

Pertalite Seharga Premium di Gorontalo Hanya Bisa Diperoleh di SPBU-SPBU Ini

15/03/2021 17:15 0 By Alex

Pertalite seharga premium

SPBU Andalas Koita Gorontalo adalah salah satu SPBU yang memberi promo Pertalite seharga Premium. (f. dok Alex)

Hulondalo.id – PT Pertamina (Persero) mulai menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite seharga premium di sejumlah SPBU Kota dan Kabupaten Gorontalo sejak Ahad (14/3/2021).

Ya, harga Pertalite yang sejatinya sebesar Rp 7.850 per liter akan dijual seperti harga premium sebesar Rp 6.450 per liter. Promo ini pun berlaku untuk kendaraan roda 2, roda 3, angkutan umum hingga taksi plat kuning.

Namun, tidak semua SPBU di 2 daerah tersebut yang akan mendapatkan fasilitas promo ini. Seperti di Kota Gorontalo, hanya ada 3 SPBU yang menjual Pertalite seharga Premium. Yakni, SPBU Andalas, SPBU Agus Salim dan SPBU Talamate.

Sedangkan di Kabupaten Gorontalo hanya ada 6 SPBU. Di antaranya SPBU Ulapato, SPBU Luhu, SPBU Molohu, SPBU Danau, SPBU Limboto dan SPBU Parungi.

“Melalui promo ini, Pertamina mengajak masyarakat Gorontalo beralih ke bahan bakar yang lebih berkualitas setara Pertalite RON 90. Hal itu penting untuk menekan polusi udara akibat tingginya emisi gas buang karena penggunaan bahan bakar ber-oktan rendah,” ujar Unit Manager Communication and CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali.

Laode sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah dan seluruh stakeholder terkait yang mendukung berjalannya Program Langit Biru di Gorontalo.

Melalui program ini harapannya agar masyarakat mendapatkan banyak manfaat dari penggunaan BBM berkualitas dan bersama dengan pemerintah dapat mewujudkan Gorontalo yang ramah lingkungan dengan udara bersih dan sehat.

Asal tahu saja, BBM yang berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi minimal 90 sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi.

Bahkan, pabrikan kendaraan sudah mensyaratkan mobil-mobil keluaran terbaru menggunakan BBM dengan kadar oktan minimal 92.

Kini hanya tinggal 7 negara di dunia termasuk Indonesia yang masih menggunakan BBM dengan kadar oktan rendah setara RON 88 alias premium.(adv/alex)