Pertanahan, Kepolisian dan Perbankan, Terbanyak Diadukan di Ombudsman Gorontalo

Pertanahan, Kepolisian dan Perbankan, Terbanyak Diadukan di Ombudsman Gorontalo

17/12/2020 23:03 0 By Syakir

Konfrensi Pers di Kantor Ombudsman RI, Provinsi Gorontalo, Kamis (17/12/2020).

Hulondalo.id – Sedikitnya ada 99 aduan masyarakat yang masuk ke meja Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo. Perkembangan digital, ikut mendorong pertambahan jumlah laporan dari masyarakat.

99 laporan pengaduan masyarakat itu, 37 diantaranya diterima dan layak diperiksa. 45 laporan diterima di meja PVL sedangkan 48 laporan bersifat konsultatif dan semuanya telah dilaksanakan.

Dari sisi substansi yang paling banyak diadukan adalah soal pertanahan, kedua terkait kepolisian dan ketiga urusan perbankan. Aduan lainnya terkait, masalah peradilan dan kepegawaian.

“Dalam bidang pencegahan Ombudsman telah melakukan beberapa kegiatan yang terkait dengan pencegahan maladministrasi,” ujar Kepala Ombudsman RI perwakilan Gorontalo, Alim S Niode, Kamis (17/12/2020).

“Ada 1 hal yang tidak sempat terlaksana akibat pandemi Covid-19 yaitu penilaian kepatuhan standar pelayanan publik sesuai Undang-undang Pelayanan Publik No 25 tahun 2009 yang biasanya ada zonasi merah, kuning dan hijau,” imbuhnya lagi.

Kendati demikian, Alim meyakinkan tahun 2021, penilaian kepatuhan standar akan terlaksana, jika Covid-19 berlalu.

Masih dalam pengawasan, belum lama ini Ombudsman ikut mengawasi seleksi CPNS, layanan rujukan pasien Covid-19, seleksi casis polda, pengawasan penerimaan peserta didik baru serta pengawasan pelayanan kepolisian selama masa pandemi. Dan terakhir pengawasan dan investigasi mengenai protokol kesehatan saat Pilkada serentak. (mg/fit)