Perubahan SIMDA ke SIPD, Walikota Akui TKD Tahun 2021 Terlambat

Perubahan SIMDA ke SIPD, Walikota Akui TKD Tahun 2021 Terlambat

03/03/2021 20:42 0 By Maman

Marten Taha

Walikota Gorontalo, Marten Taha.

Hulondalo.id – Perubahan sistem dari SIMDA ke SIPD, diakui Walikota Gorontalo, Marten Taha, berdampak pada pembayaran TKD atau TPP untuk ASN di Pemkot Gorontalo. Termasuk kata Walikota, untuk pembayaran gaji, pelaksanaan proyek dan lainnya.

“Semua pemerintahan alami ini, yang terlambat hanyalah TPP, sebenarnya gaji juga termasuk, tetapi karena ini sesuatu yang wajib, mengikat dan mendesak, maka saya ambil kebijakan untuk dilakukan secara manual,” kata Walikota, Rabu (3/03/2021) di Hotel Aston dalam acara Bimtek Penerapan Aplikasi E-Monep.

Khusus TPP kata Walikota, perintah sudah disampaikan ke Kepala Badan Keuangan, untuk dilaksanakan secara paralel bersamaan antara SIMDA dan SPID.

“1 Maret sudah dilakukan, sekarang sedang diproses, 1 atau 2 hari ini sudah ada direkening masing-masing,” tutur Walikota.

Walikota juga mengatakan, keterlambatan bukan karena tidak adanya dana, tapi karena perubahan sistem yang tidak bisa dilanggar, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Korupsi bukan hanya persoalan penyelewengan uang, salah administrasi baik disengaja ataupun tidak, pasti akan dianggap korupsi, maka kita harus bekerja secara sistem supaya tidak terjerat yang berupa penyimpangan dan penyelewengan,” tutupnya. (MG04/Adv)