Perusahaan Jepang Tawarkan Alat Sistem Peringatan Dini Bencana

Perusahaan Jepang Tawarkan Alat Sistem Peringatan Dini Bencana

13/11/2019 19:09 0 By Alex

Utusan Kanematsu Corp saat berpose bersama dengan Kepala BPBD Provinsi Gorontalo Sumarwoto terkait usulan alat sistem peringatan dini bencana atau Early Warning System (EWS) di Gorontalo. (F. Iswandi Jusuf/PPID)

Hulondalo.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mendapat kunjungan dari Kanematsu Corporation, Jepang, Rabu (13/11/2019).

Dalam kunjungan ini, Shinsuke Yazaki mewakili Kanematsu mempresentasikan program penanggulangan bencana, khususnya pembuatan peta ancaman bencana banjir dan pemasangan alat sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) gempa dan tsunami.

Shinsuke Yazaki menyakinkan bahwa Provinsi Gorontalo memerlukan peta ancaman bencana banjir dan alat deteksi dini ancaman bencana gempa dan tsunami.

Provinsi Gorontalo merupakan daerah yang dilewati patahan atau sesar yang membentang dari Kota Gorontalo, melewati Danau Limboto di Kabupaten Gorontalo sampai di Kecamatan Kwandang dan Anggrek di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).

Patahan ini berpotensi menimbulkan gempa tektonik sekitar 8,5 SR dan mengancam 1 kota dan 2 kabupaten, 9 kecamatan, 40 desa dengan 108 ribu jiwa di dalamnya.

“Kondisi rusaknya hutan dan lingkungan juga berpotensi menimbulkan ancaman bencana banjir besar. Untuk itu di Gorontalo perlu dibuat peta rawan banjir dan rute kemana jalur penyelamatannya,” kata Kepala BPBD Provinsi Gorontalo Sumarwoto.

Antisipasi bencana gempa besar yang betpotensi tsunami, di pinggir pantai yang rawan tsunami perlu dipasang alat EWS.

“Kami berharap ada dukungan data untuk mendukung proposal kegiatan dan anggaran ke Pemerintah Jepang,” kata Shinsuke Yazaki.

Shinsuke meminta BPBD Provinsi Gorontalo dapat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota untuk penganggaran pemasangan alat EWS di wilayahnya masing-masing.(adv/alex)