Pinjaman PT SMI Rp 33,4 Miliar Tanpa Bunga, Ini Sederet Keuntungan Pemprov Gorontalo

Pinjaman PT SMI Rp 33,4 Miliar Tanpa Bunga, Ini Sederet Keuntungan Pemprov Gorontalo

19/11/2020 18:13 0 By Alex

Pinjaman PT SMI

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Direktur Utama PT SMI Persero Edwin Syahruzad usai penandatanganan Surat Perjanjian Pinjaman di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Hulondalo.id – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) resmi memberikan pinjaman Pemerintah Provinsi Gorontalo senilai Rp 33,4 Miliar untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2020.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian Pinjaman antara Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dengan Direktur Utama PT SMI Persero Edwin Syahruzad di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Rupanya, pinjaman tersebut tidak seperti pinjaman dari lembaga jasa keuangan pada umumnya. Ada sederet keuntungan yang diperoleh Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Pertama, pembayaran masa pinjaman dilakukan selama 3 tahun dan tanpa bunga. Pemerintah Provinsi Gorontalo hanya dibebankan biaya pengelolaan sebesar 0,185%.

Kedua, pinjaman tersebut dibayar setelah 3 bulan setiap tahun sesuai dengan tanggal yang tertera dalam perjanjian.

Ketiga, pembayarannya pun akan langsung dipotong melalui dana transfer daerah dari pemerintah pusat yang diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAU).

“Untuk pencairannya disesuaikan dengan realisasi pekerjaannya nanti. Ini ‘kan program untuk tahun 2020, Nah kita diberi relaksasi pencairan hingga Maret 2021,” terang Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki yang mendampingi Gubernur Gorontalo.

“Itu artinya, angka (pinjaman) itu bisa saja lebih rendah karena akan direalisasikan sesuai dengan pekerjaan fisik di lapangan,” sambung Budiyanto.

Menurutnya, pinjaman PEN ini sangat penting untuk menggerakkan sektor ekonomi di daerah. Pandemi Covid-19 membuat Pemerintah Provinsi harus mengalihkan sedikitnya Rp 200 Miliar APBD ke sektor kesehatan, Jaring Pengamanan Sosial (JPS) dan pemulihan ekonomi.

“PEN ini diarahkan membiayai program padat karya seperti irigasi, jalan dan jembatan. Jadi selain infrastruktur yang baik diharapkan anggaran ini bisa menarik banyak pekerja. Ada juga pemulihan destinasi wisata yang diharapkan kembali bergairah usai pandemi covid-19,” tandas Budiyanto.

Sebelumnya, usulan pinjaman ke PT SMI senilai Rp 34,198 Miliar itu untuk membiayai 8 program kegiatan, masing-masing bidang pariwisata senilai Rp 4,1 Miliar dan 6 program kegiatan di bidang infrastruktur senilai Rp 29,3 Miliar dan satu kegiatan di bidang pertanian Rp 750 Juta.

Namun yang disetujui adalah sebesar Rp 33,4 Miliar untuk membiayai 2 program unggulan di Provinsi Gorontalo.(adv/alex)