Plh Sekda Suleman Dampingi Kunker Gubernur Gorontalo di 4 Kecamatan

Plh Sekda Suleman Dampingi Kunker Gubernur Gorontalo di 4 Kecamatan

14/07/2021 21:43 0 By Maman

Bakti Sosial NKRI Plh. Sekda Suleman

Plh. Sekda Gorontalo Utara, Suleman Lakoro saat menyampaikan sambutan dalam acara kunker Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie. (foto:hms)

Hulondalo.id – Plh. Sekda Gorontalo Utara, Suleman Lakoro mendampingi langsung agenda kunker Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie di Gorontalo Utara. 4 kecamatan didatangi orang nomor satu di Provinsi Gorontalo ini yakni, Kecamatan Sumalata Timur, Sumalata, Anggrek dan Monano.

Suleman mengatakan, dalam agenda ini, Gubernur Rusli menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, melalui program Gubernur Gorontalo bakti sosial NKRI Peduli.

“Di Sumalata Timur jumlah penerima bantuan sekitar 432 KK, diserahkan secara simbolis menghindari terjadi kerumunan, dipusatkan di aula kantor Desa Buladu,” ujar Suleman, Rabu (14/7/2021).

Meneruskan penyampaian Gubernur Rusli, bahwa di Provinsi Gorontalo, kini ada varia baru dari Covid-19 yang disebut delta. Penularannya sangat cepat, sehingga masyarakat diharapkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“3M tambah 1D itu, menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker kemana saja, dan kita barengi dengan doa,” tutur Plh. Sekda.

Gorontalo Utara kata mantan Sekretaris DPRD Gorontalo Utara ini, sesuai laporan Tim Satgas Covid-19, per Senin tanggal (12/7/2021), pukul 15.00, masih berstatus zona kuning. Namun, jika dilihat per kecamatan, dari 11 kecamatan, 5 sudah hijau, 6 lainnya masih kuning yakni Tolinggula, Biau, Kwandang, Gentuma Raya dan Atinggola.

“Pak Gubernur agar kedepan ikhtiar, harus menyiapkan isolasi terpusat, Gorontalo Utara dipusatkan di rumah sakit ZUS,” ucapnya.

Vaksinasi Covid-19 juga kata Suleman, harus tetap diintensifkan, baik tenaga kesehatan, masyarakat umum, terutama lansia.

Dalam kesempatan itu juga ada harapan dari Gubernur Rusli kata Suleman, untuk pelaksanaan pesta perkawinan.

“Akad nikah saja maksimal 30 orang, untuk syukuran resepsi belum diijinkan,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan PPKM, Suleman mengatakan, agar pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa, menyiapkan tempat untuk isolasi terpusat.

“Itu sudah ditindaklanjuti oleh Pak Bupati melalui BP Pemdes, untuk menyurat ke kecamatan dan desa-desa, menyiapkan tempat untuk isolasi terpusat,” ujar Suleman. (Prin/Adv)